Laporan :Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Yayasan Rumah Pulih Jiwa yang bergerak dibidang pengobatan dan penyembuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kp. Pasir Gudang RT 01 /07, Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Hampir tiap pekan dititipi ODGJ untuk diobati. Mereka datang dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.

Bahkan, tidak sedikit ODGJ yang dititipkan, untuk diobati  yang datang dari luar Kabupaten Cianjur. Seperti dari Kabupaten Garut, Sumedang, Bandung Barat, Purwakarta, Sukabumi, dan dari kabupaten lainnya yang ada di Jawa Barat juga ada yang dari Lampung.

Ketua Yayasan Rumah Pulih Jiwa, Rukman Samsudin (44) menjelaskan, pada tahun 2020 Yayasan Rumah Pulih Jiwa telah mampu mengobati ODGJ kurang lebih sebanyak 100 orang dengan cara berangsur.

Disesuaikan dengan kapasitas ruangan yang ada yang hanya mampu menampung ODGJ sebanyak 20 orang. Namun  pada awal 2021 pihaknya kebanjiran yang menitipkan ODGJ yang datang dari berbagai daerah di Kabupaten Cianjur dan dari kabupaten lainnya yang ada di Jawa Barat.

Sekarang ini, ODGJ yang ada di Yayasan Rumah Pulih Jiwa sebanyak 27 orang. 20 orang perempuan dan 7 orang laki-laki. Hingga ruangan tempat tidur ODGJ terkesan jubel.

Maka dengan adanya itu, diharapkan pada pihak Pemerintah, dermawan atau siapa saja, sudi kiranya untuk membatu menyediakan bangunan rumah untuk menampung titipan ODGJ laki-laki. “ Karena kalau disatukan antara ODGJ perempuan dan ODGJ laki-laki takut terjadi hal yang tidak diinginkan semua pihak,” kata Rukman.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Ciranjang Saepudin (55) mengatakan, yayasan Rumah Puluh Jiwa yang berlokasi di Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang, itu sudah banyak dikenal orang. Karena tidak sedikit keluarga yang memiliki anak, saudara atau tetangganya yang menderita ODGJ dan dititipkan untuk dipulihkan di Yayasan Rumah Pulih Jiwa.

Juga tidak sedikit yang sudah sembuh dan dipulangkan ke tempat kediamnannya. Bisa bersatu lagi dengan keluarganya. Tapi  biarpun sudah dinyatakan sembuh itu harus tetap minum obat dan mendapat kesibukan supaya tidak balik lagi menjadi ODGJ.

” YN warga Kecamatan Ciranjang, sudah sembuh dari ODGJ dan dipulangkan dari Yayasan Rumah Pulih Jiwa, sekarang aktivitasnya berjualan makanan ringan di depan rumahnya yang labanya untuk beli obat,” jelas Rukman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here