Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebagai bukti dukung pada program pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus covid-19, wartawan di Naringgul Cianjur Selatan, bagi-bagi ratusan masker sekaligus sosialisasikan physical distancing (menghindari kerumunan orang dan jaga jarak), Rabu (01/04) kemarin.

Adalah Jay wartawan metromedianews.com yang mempelopori kegiatan tersebut.

” Tujuan kegiatan ini tak lain ingin berbagi kepada warga, karena saat ini masker sangat sulit untuk didapatkan. Maka dari itu kami atas nama Juranlis Cianjur yang terganbung diwadah Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur yang bertugas di wilayah Cianjur Selatan menyisihkan dana sekemampuan kami, untuk membeli masker,” katanya.

Jurnalis berbadan gimpal ini juga mengatakan, selain pembagian masker, pihaknya juga ikut menyosialisasikan program pemerintah dalam hal melawan corona/covid-19 lewat gerakan physical distancing.

” Banyaknya warga yang belum mengerti apa physical distancing, untuk mensosialisasikan di wilayah Naringgul menjadi tugas kami sebagai Jurnalis. Nah, dalam pelaksnaannya sengaja saya membawa dan membagi-bagikan masker supaya warga nurut, soal kalau hanya dihimbau tapi tidak diberi apapun, warga biasanya ngeyel,” paparnya.

enyikapi kegiatan tersebut, ketua PWI Cianjur Muhamad Ikhsan, sangat mengapresiasi sekali kegiatan rekan-rekan wartawan di Cianjur Selatan yang sudah mensosialisasikan physical distancing dan membagikan masker tersebut.

” Selain menulis berita, kegiatan seperti ini tentunya bagian dari keluarga besar Organisasi PWI Cianjur untuk mendukung program pemerintah dalam melawan Virus Corona/Covid-19,”ungkapnya.

Masih dikatakan Ikhsan, pihaknya juga mengimbau pada rekan-rekan wartawan di Cianjur Selatan, selama lipuatan terkait wabah virus corona covid-19 untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya serta  harus selalu mengunakn Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dalam liputannya.

” Kalau memang masih bisa di telpon untuk melakukan konfirmasi, lebih baik lewat telpon saja, jadi gak usah langsung datang ke lokasi apalagi orang yang sudah terpapar virus Corona/Covid-19 atau sudah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kita juga wartawan harus waspada, karena tidak ada berita seharga nyawa,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here