Ilustrasi

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Jum’at (24/04) kemarin, warga di Gg. Warga RT 04/06 Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur, dikagetkan dengan penemuan janin bayi mengapung di selokan.

Kuat dugaan janin bayi tersebut, diduga korban aborsi orang tuanya yang tidak bertanggung jawab atas perbuatannya.

Dalam laporan tertulisnya, Jumat tanggal 24 April 2020 sekira pukul 20.45 WIB, gabungan piket Polsek Cianjur Kota, telah melaksanakan pengecekan penemuan janin di selokan depan rumah Ina Nurdiana di Gg. Warga RT. 04/06 Kelurahan Sayang Cianjur.

” Janin bayi tersebut pertama ditemukan pada hari Jum’at 24 April 2020, sekira pukul 08.00 WIB, yang pada awalnya dikira sebuah boneka oleh warga,” ucap Kapolres Cianjur.

Lanjutnya, kronologisnya pada hari tersebut sekira pukul 08.00 WIB, saksi 1 melihat seperti ada boneka bayi yang berada diselokan yang pada saat itu tidak ada air mengalir. Kemudian sekira kurang lebih 30 menit air megalir dan akhirnya janin tersebut diangkat oleh saksi dan warga lainnya.

” Setelah mengangkat jasad bayi tersebut, saksi 1 melaporkan ke Polsek Cianjur Kota. Dan sewatktu melakukan pengecekan TKP, datang warga sekitar yang bernama Yeni, dia mengatakan bahwa keponakannya yang bernama Erni keguguran, kemudian janinnya masuk kedalam lubang pembuangan air di kamar mandi,” terangnya.

Kapolres Cianjur menjelaskan, pada saat itu Erni tidak menyadari, bahwa janin dalam kandungannya sudah keluar pada saat berada di kamar mandi sedang buang air besar (BAB).

” Ibu dari janin itu saat ini berada di Bidan Teli sedang menjalani pengobatan akibat keguguran. Dan setelah di cek, ternyata benar sedang dilakukan pengobatan oleh Bidan Teli akibat keguguran dengan usia kandungan kurang lebih 5 bulan, pada saat datang ke bidan pun kondisi kandungan sudah tidak ada janinnya, yang tersisa hanya plasentanya saja, ” jelasnya.

Adapun tindakan yang dilakukan pihak Kepolisian Sektor Cianjur Kota setelah menerima laporan saksi, mendatangi TKP, mencatat para saksi, membawa janin yang berada di TKP, dan membawa pasangan suami istri ke Polsek Cianjur Kota yang diduga mengalami keguguran disekitaran TKP untuk dimintai keterangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here