Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Warga Pasar Ciranjang yang berjualan di kios darurat blok A Pasar Ciranjang Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, belum lama ini datangi kantor DPRD Kabupaten Cianjur.

Datangnya  perwakilan beberapa orang warga  pasar tersebut, tiada lain untuk mengadukan beberapa permasalahan yang diduga merugikan pedagang pasar yang berjualan di blok A.

Diantaranya angkot dari semua jurusan diminta masuk ke dalam pasar. Menutup jalan gang H. Jaka dan menertibkan para pedagang yang berjualan di Rel Kereta api.

Salah seorang warga pasar Ciranjang, Abep  (45) mengatakan, pihaknya datang mengadu pada anggota DPRD Kabupaten Cianjur.

Maksudnya untuk mengadukan beberapa permasalahan jualan di pasar. Karena selama berjualan di kios darurat di blok A kurang laku. Pasalnya, lokasinya pasar darurat berada dibelakang. Hingga kurang dikunjungi para  pembeli.

” Kurang lakunya berjualan di kios darurat blok A, itu akibat angkot tidak masuk pasar, jalan gang H. Jaka masih dibuka dan banyaknya yang berjualan di pinggir jalan kereta api,” jelas Abep.

Karena itu, lanjut Abep, para pedagang di kios darurat memohon, supaya Angkot dari semua jurusan masuk  ke pasar. Pintu masuknya dari jalan Pasir Kawung dan keluar dari pinggir kanan BRI. “ Pintu masuk  dari  jalan gang H. Jaka minta ditutup dan menertibkan para pedagang yang ada di pinggir  rel Kereta api,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Komisi C  dari Fraksi Gerindra H. Asep Deni Mulyadi yang akrab disapa Deni Endun saat ditemui awak media, Rabu (26/5/2021) mengatakan, memang benar adanya. Beberapa orang pedagang Pasir Ciranjang yang berjualan di kios darurat blok A telah datang ke Kantor DPRD.

“ Para pedang tersebut telah mengadukan keluhannya, dengan itu kami akan menyikapi aduan para pedagang tersebut dan dalam waktu dekat kami akan melaksanakan sidak ke Pasar Ciranjang,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here