Ilustrasi

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Pemerintah Desa Mekarsari Kecamatan Cianjur, dapat bantuan  perbaikan 10 rumah tidak layak huni (Rutilahu). Bantuan tersebut diterima melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat tahun anggaran 2021.

Tenaga fasilitator lapangan Ira Ajizah mengatakan, di tahun 2021 ini masing-masing desa yang mendapat bantuan BSPS. Setiap desa diberikan 10 sampai 15 unit perbaikan Rutilahu dengan nominal jumlah bantuan sebesar 20 juta perunit.

” Rp. 17.500.000,- diperuntukan bahan bangunan, Rp. 2.500.000,- untuk HOK/ongkos tukang, masing-masing dibagi dua termin,” kata Ira pada wartawan usai melaksanakan rapat koordinasi di aula Desa Mekarsari, Selasa (09/03/2021).

Mengenai mekanismenya, lanjut Ira, penyerahannya atau tekhnisnya seperti apa, diberikan secara tunai atau dibuatkan ATM itu belum diketahui bagaimana kebijakan terbarunya saja. ” Ya, mudah-mudahan bisa berjalan lancar,” ungkapnya.

Ira menyambungkan, berbicara BSPS memang untuk stimulan. Jadi tidak hanya mengandalkan dana yang 20 juta saja.

” Jadi diharapkan masyarakat bisa mengeluarkan swadayanya untuk membantu. Dan diharapkan ditahun 2021 ini lancar,” sambungnya.

Ya, karena di Desa Mekarsari ini memang sudah banyak rumah yang sudah permanent. Tapi hal itu, harus bisa dilihat bagaimana progres sebelum dan sesudahnya kedepan.

” Untuk sasarannya, sudah jelas harus WNI, Rutilahu tersebut kalau awalnya dari panggung mending sekalian saja dibuat permanen sesuai struktur aturan yang diberlakukan BSPS, kemudian kalau yang sudah permanen itu akan dilihat dulu seperti apa yang harus diperbaikinya,” tandasnya.

Sementara itu Ujang Rahman, mengaku sangat bersyukur sekali atas turunnya dana bantuan BSPS tersebut.

” Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan adanya bantuan stimulan BSPS dari pemerintah melalui aspirasi PKB. Saya yakin ini akan sangat membantu sekali bagi pemilik rumah yang memang benar-benar layak dibantu,” jelas Ujang Rahmat.

Selanjutnya Ujang Rahman mengharapkan, pelaksanaan perbaikan Rutilahu ini bisa selesai sebelum bulan Ramadhan. Karena penerima manfaat ini menginginkan rumah barunya bisa terpakai di Lebaran Idul Fitri nanti.

” Memang yang paling banyak menerimabantuan berada di kedusunan daerah Panembong ada 4 unit, sisa dibagi di masing-masing kedusunan. Ya, mudah-mudahan tidak ada kendala apapun, sehingga pelaksanaan bisa cepat selesai. ,” harapnya.

Ia juga mengatakan, di Mekarsari masih banyak yang perlu mendapatkan bantuan tersebut. Mengenai hal itu, Ujang mengaku dirinya sudah berkoordinasi dengan fasilitator program, supaya ada penambahan.

” Berdasarkan hasil pembicaraannya dengan fasilitator, katanya akan mengusahakannya supaya ada penambahan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here