Jalan Bojong Kalong yang kondisinya sangat memprihatinkan

Laporan : Badri/Shandi 

Sukabumi, metropuncaknews.com – Warga dan pengguna jalan Bojong Kalong Desa Bojong Kalong Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, mengeluh. Pasalnya, jalan Bojong Kalong sepanjang kurang lebih 15 KM dengan lebar 3 M yang merupakan akses jalan satu-satunya menuju Desa Bojongkalong, Bojongsari dan Sukamaju, sudah bertahun-tahun dalam kondisi  rusak parah.

Di jalan tersebut yang tampak hanya hamparan batu-batu yang terjal tidak merata dan licin dimusim penghujan.  Hingga tak ubahnya seperti sungai yang kering. Karuan saja, hal tersebut dikeluhkan banyak warga dan para pengguna jalan. Baik pengendara sepeda motor mau pun mobil.

Siapa pun yang melewati jalan tersebut, harus ekstra hati-hati. Apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini, jalan sangat licin. Karena itu, si pengemudi kendaraan harus hati-hati. Sebab, salah sedikit bisa berakibat fatal.

Salah seorang warga yang sempat dihubungi mengatakan, kerap kali masyarakat mengeluhkan kondisi jalan Bojong Kalong ini. Namun entah kenapa, keluhan warga tersebut seperti diabaikan dan tak didengar. Terbukti, hingga saat ini, jalan tersebut belum ada tanda-tanda akan segera diperbaiki.

” Untuk pengendara asal luar daerah mungkin masih bisa memaklumi kondisi jalan ini, akan tetapi jauh berbeda dengan warga setempat yang setiap hari melewatinya,” ujar salah seorang warga yang mengaku bernama Nanang saat berpapasan dengan awak media di jalan Bojong Kalong, Selasa (6/11).

Hal senada juga diungkapkan oleh Wandi seorang pengendara roda empat yang hampir tiap hari melewati jalan itu. Wandi menambahkan, dengan kondisi jalan yang rusak parah, siapa pun yang melewatinya akan merasa tidak nyaman.

“ Apalagi pada malam hari, sudah gelap, kondisi jalannya licin, siapa pun yang melewati jalan tersebut harus ekstra hati-hati,” kilahnya.

Mungkin tidak hanya warga setempat dan para pengendara saja yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak berat tersebut. Banyak pihak, termasuk awak media mengaku cukup kesulitan saat menuju suatu lokasi di wilayah tersebut.

Kondisi jalan seperti itu tentu sangat tidak menunjang bagi aktivitas masyarakat. Termasuk menghambat, lajunya roda perekonomian warga pedesaan.

Masyarakat dan para pengguna jalan berharap, pemerintah melalui dinas instansi terkait untuk segera mengambil sikap perihal pembangunan jalan tersebut. Terlebih disaat musim penghujan seperti sekarang ini, tak jarang kendaraan roda dua yang mengalami kecelakaan.

Jika tidak segera disikapi oleh pemerintah setempat, daerah bahkan pusat, masyarakat dan para pengguna jalan akan terus berkeluh kesah dengan sistem pemerintahan. Selain itu juga bisa menjadi preseden buruk bagi pemerintahan. Baik pemerintahan kabupaten, provinsi mau pun pusat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here