Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Sepekan yang lalu tepatnya hari Sabtu (27/06) pekan lalu, rumah bilik milik Kakek Memed di Kampung Cilaku Kaum RT. 01/02 Desa Sukasari Cianjur Jawa Barat, ludes dilalap si jago merah.

Beruntung pada kejadian nahas tersebut, Kakek Memed berhasil diselamatkan warga. Alhasil selamat dari panggangan kobaran api yang meluluh lantahkan rumah biliknya yang berukuran 3 x 4 meter itu.

” Karena pendengaran Kakek Memed kurang baik, sehingga ketika terjadi kebakaran di rumahnya itu, dia tidak mendengarnya. Terlebih pada saat itu dia sedang tertidur di rumah biliknya,” kata Yaya Supyan Ketua RT. 01/02 Kampung Cilaku Kaum saat ditemui di lokasi pembangunan rumah Kakek Memed, Jumat (03/07) siang.

Ia melanjutkan, tangan kanan kakek Memed sempat terkena api dan terbakar, tapi tidak begitu parah karena ditolong warga yang membawanya keluar dari kobaran api tersebut.

” Tangan kanan kakek Memed terkena api, sehingga mengakibat adanya luka bakar ditangannya. Ya, sebetulnya pihak puskesmas setempat sudah berusaha mengobatinya dan menutup lukanya itu dengan perban setelah diberi obat lula bakar. Tapi ya namanya orang tua dengan keukeuhnya membuka balutan perban tersebut,” ujarnya.

Lebih jauhnya Yaya menjelaskan, dengan adanya peristiwa kebakaran tersebut, ia bersama tokoh masyarakat  dan tokoh pemuda serta warga setempat berinisiatif untuk kembali membangunkan rumah untuk kakek Memed. Karena menurutnya, sangat kasihan sekali diusianya yang sudah tua renta dan hidup sebatangkara. Jadi dengan sigap bersama warga segera membangunnya kembali.

“ Setelah kejadian nahas itu, Kakek Memed kami tempatkan di sebuah rumah/gubuk milik warga, lumayanlah untuk sementara yang penting aman dan mudah-mudahan bisa menghilangkan rasa traumanya,” ujar Yaya.

Tak jauh dari lokasi sebelumnya, Ketua RT setempat bersama warga membangun kembali rumah setengah tembok untuk kakek Memed dengan spesifikasi yang layak untuk kondisinya yang sudah tak sanggup lagi berjalan. Ucapan terimakasih pun disampaikannya kepada pihak-pihak terkait yang sudah membantu korban kebakaran itu, baik berupa material, materi, tenaga ataupun yang lainnya.

” Alhamdulillah berkat kerjasama serta dukungan dari semua pihak, pembangunan rumah ini bisa dilaksanakan, dengan target hari Senin (06/07) besok, rumah tersebut sudah bisa diisi kakek Memed,” ungkapnya.

Sementara saat ditemui di rumah singgah milik tetangganya, Kakek Memed pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang sudah membangunkan rumah untuknya.

” Terima kasih sekali, sudah peduli sama saya yang hidup sebatangkara ini. Semeninggalnya emak (istri Memed) jadi hidup sendiri dan nggak mau menikah lagi kasihan nenek suka manggil-manggil. Kalau sudah dihadiahin (di do’ain) suka menghilang nggak manggil-manggil lagi. Semoga yang telah membantu jadi orang-orang baik, soleh dan solehah,” ungkap kakek Memed dengan kepolosannya lantaran sudah setengah pikun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here