Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Warga  Kp Gempol Rawakotok RT 01/05 Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung  Kabupaten Cianjur, geger. Pasalnya warga menekan bayi perempuan yang baru dilahirkan disimpan di depan pintu rumah Mak Mene (50) warga setempat.

Informasi yang dapat dihimpun, Mak Mene sebelumnya tak memiliki firasat apapun. Selain itu, juga tak menyangka akan menemukan bayi perempuan di depan pintu depan rumah. Saat itu Mak Mene sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba mendengar suara  tangisan bayi.

Secara perlahan, Mak Mene keluar rumah. Ia mengira  bayi yang menangis sedang berada dalam pelukan ibunya. Namun setelah membuka pintu, ternyata suara tangisan bayi semakin keras. Setelah dilihat ternyata bayi mungil itu, tergeletak di teras depan rumahnya. Tepatnya di depan pintu, dibungkus kain kerudung.

Sontak,Mak Mene menjerit minta tolong pada tetangganya. Tak lama kemudian, para tetangga berdatangan hingga ramai. “ Saat itu juga dukun beranak atau yang dikenal dengan sebutan Mak Beurang (Paraji-Red) datang dan langsung  memotong tali ari-ari dan mengurus bayi hingga bersih,” kata Mak Mene, orang pertama yang menemukan bayi perempuan tersebut.

Sementara itu, Sekdes Sukaratu Cecep (50) mengatakan, ia mengetahui adanya penemuan bayi perempuan itu, adanya informasi dari warga setempat. Saat itu juga pihaknya bersama Kepala Desa, Binmas dan Binsa, langsung datang ketempat ditemukannya bayi.

Diduga kuat, bayi perempuan tersebut sengaja dibuang ibunya. Mungkin untuk menutup malu karena bayi tersebut, hasil perbuatan serong dengan laki – laki yang tidak bertanggung jawab. Sekarang kejadian itu sudah ditangani pihak Kepolisian Bojongpicung.

“ Setelah bayi selesai diurus Mak Beurang, maka pihak Bidan Desa langsung membawanya ke Puskesmas Bojongpicung, guna perawatan lebih lanjut,” ujar Cecep.

Dilain pihak, Kepala UPTD Puskesmas Bojongpicung Heni Supenti mengatakan, kini bayi perempuan yang ditemukan warga tersebut sudah berada di ruang PONED Puskesmas Bojongpicung. Petugas Puskesmas dan bidan langsung melakukan perawatan secara intensif. Kini bayi perempuan tersebut dalam kondisi sehat.

“ Selama masih belum ada perintah dari pihak yang berkompenten, maka selama satu pekan bayi tersebut masih ada dalam perawatan pihak Puskesmas Bojongpicung. Setelah itu maka akan diantarkan ke TP2A Cianjur,” jelas Heni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here