Laporan : Dadan Nahili

Sukabumi, metropuncaknews.com – Warga Desa Bencoy Kecamatan Cireunghas dan Desa Caringin Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, mendesak Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan normalisasi Sungai Cimandiri.

Pasalnya warga menilai, sungai tersebut jika dibiarkan berpotensi merusak lahan warga. Setiap musim penghujan tiba, luapan debit air sungai Cimandiri yang tidak memiliki tebing pembatas dengan areal tanah warga. Sebab, luapan air Sungai Cimandiri kerap kali meggenangi areal pesawahan milik warga. Hingga mengakibatkan kerugian material karena warga mengalami gagal panen.

Salah seorang warga Kp. Gadog RT.001/004 Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Jaelani (49) saat dihubungi, Sabtu (31/03) mengatakan, warga sangat menghendaki pihak pemerintah dan BBWS Citarum dapat segera menormalisasi Sungai Cimandiri. Karena jika dibiarkan akan semakin berpotensi merusak lingkungan warga.

“ Apalagi saat ini jarak gerusan air ke perkampungan hanya berjarak kurang dari 1 meter,” ungkap Jaelani.

Desakan yang dilakukan dua tersebut disampaikan melalui Koperasi Mutiara Jagat Cireunghas Sukabumi. Menurut keterangan, aspirasi warga tersebut sebelumnya telah diterima Bupati Sukabumi. Kemudian  mendapatkan rekomendasi agar ditindaklanjuti Kepala Dinas PU.

Tak hanya itu, warga pun telah melayangkan surat pada pihak BBWS Citarum. Surat tersebut diterima langsung Humas BBWS Citarum Rudi Budiharto.

Ketua Koperasi Mutiara Jagat, Firman menegaskan, pihaknya akan terus membantu warga di Desa Bencoy dan Caringin. Maksudnya agar warga segera mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat. Utamanya dalam masalah penanganan masalah luapan air sungai Cimandiri.

“Pemerintah harus cepat tanggap dan memberikan jawaban yang tegas terhadap nasib warga di dua desa tersebut,” ujar Firman.

Sementara itu, dari hasil musyawarah yang digelar antara warga, Koperasi Mutiara Jagat dan Mupika di dua kecamatan. Yakni Muspika Cireunghas dan Gegerbitung telah menghasilkan kesepakatan bersama. Yaitu, pelaksanaan Normalisasi Sungai Cimandiri sudah sangat darurat dan harus segera dilaksanakan secepatnya.

“Jika sudah membahayakan warga, sudah semestinya dilakukan penataan agar tidak menimbulkan bencana yang lebih serius,” ungkap Camat Cireunghas U. Saprudin pada wartawan saat dihubungi via telepon selluler, Sabtu (31/03).

Seorang pengunjung Sungai Cimandiri yang sedang berpoto ria

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here