Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Sampah rumahan yang menumpuk di pinggar jalan Ciranjang – Bojongpicung, tepatnya di Kp Rawabango RT 01/ 07 Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, dibersihkan warga setempat yang dikomandani Kepala Desa Mekargalih, Jumat (18/11).

Karena tumpukan sampah tersebut, tiap hari semakin menggunung dan berceceran ke tengah jalan. Hingga membuat pemandang yang tak elok. Selain itu, juga mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Melihat kenyataan tersebut, maka Kepala Desa Mekargalih beserta warga setempat kebingungan. Pasalnya kesulitan  untuk membuang sampah tersebut, karena tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Maka untuk sementara dimasukan dulu dalam karung plastik.

Kepala Desa Mekargalih Taryat Bibrata menjelaskan, warga gotong royong membuang sampah di pinggir jalan Kp Rawabango. Hal itu sudah dilaksanakan tiga kali dengan yang sekarang.

Tumpukan sampah yang sekarang dibersihkan itu kurang lebih selama 3 bulan. Sekagang pihaknya bersama masyarakat kebingungan untuk membuangnya. Maka untuk sementara sampah tersebut dimasukan dulu dalam karung. Sedangkan untuk membuangnya akan mencari dulu solusinya dan berkoordinasi dengan pihak Dinas Kebersihan.

Berdasarkan hasil informasi dari Ketua RT/RW dan warga Kp  Rawabango, tumpukan sampah tersebut, bukan buangan yang berasal dari warga setempat saja. Tapi banyak juga warga lain yang sengaja membuang sampah sambil berangkat ke pasar Ciranjang, dengan menggunakan mobil atau motor yang melaju dari arah Bajongpicung, pada pagi hari, sekitat pukul  04.00. sampai dengan pukul 05,00 WIB.

Kepala Desa Mekargalih mengimbau pada seluruh warga Desa Mekargalih dan warga lainnya agar tidak membuang sampah di pinggir jalan. Khususnya di wilayah Desa Mekargalih, karena selain warga setempat dan Pemerintah Desa Mekargalih yang menjadi kerepotan.

“ Buanglah sampah pada tempatnya, sesuai aturan agama dan aturan darigama dan bila memaksakan kehendak akan tetap membuang sampah dipinggir jalan lokasi Desa Mekargalih, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Kades Mekargalih.

Sementara itu, Ketua RT 01/07 Kang Ukin (45) mengatakan, warga Kp Rawabango tidak pernah membuang sampah di pinggir jalan Raya Ciranjang – Bojongpicung. Karena warga Kp Rawabango memiliki tempat sampah sendiri yang lokasinya di lahan milik umum di bawah kebun bambu dan tiap hari sampahnya dibakar.

“ Tumpukan sampah yang sekarang dibersihkan, itu diduga kuat berasal dari warga lain yang sengaja dibuang dengan mengendarai  mobil atau motor sambil pergi ke  Ciranjang. Hal itu pernah diketahui namun membuang sampahnya tidak sambil berhenti, melainkan sambil jalan dilemparkan,” jelas Ukin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here