Ular phiton yang berhasil ditangkap warga Cibiuk

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Puluhan warga Kampung Pasir Awitali RT 02/12  Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang Cianjur, Senin (18/02) sekita pukul 23.00 WIB, berhasil menagkap ular piton di kali Cibiuk. 

Ular piton tersebut, memiliki ukuran panjang kurang lebih 4 meter. Diduga, tiap hari ulau itu memangsa unggas piaraan milik warga setempat. Seperti bebek, ayam dan ternak lainnya. 

Informasi yang dihimpun, mulanya warga sering kehilangan ternak bebek, angsa dan ayam, yang diduga diterkam ular piton. Karena di kali Cibiuk tiap pagi atau petang hari menjelang magrib selalu ada ular piton besar masuk ke perkampungan dan setelah itu sudah pasti akan ada ternak peliharaan warga yang hilang. 

Sebenarnya ular piton yang sering terlihat warga sekitar, jumlahnya cukup banyak dengan ukuran panjangnya cukup berbeda. Ada yang sekitar 2,5 meter, 3 meter dan ada pula yang lebih panjang dan besar dibanding yang ditangkap sekarang. 

Ulat piton yang sekarang ditangkap dipastikan pemangsa hewan ternak milik warga setempat. Untuk sementara ular tersebut, akan diurus dijadikan tontonan warga setempat. “ Karena ular jenis piton tergolong reptil langka,” ucap Budi (35) yang pertama menankap ular.

Sementara itu, mantan Ketua RW 12, Rukman Samsudin (47) menambahkan, memang di Kali Cibiuk banyak ular piton. Karena selain dirinya, banyak warga yang sering melihat ular piton sedang berenang di tengah-tengah kali atau berjalan di pinggir kali masuk menuju tanaman padi di pesawahan.

Rukman juga mengatakan, warga setempat sering kehilangan ternak peliharaannya. Khususunya ternak ayam, bebek dan jenis ternak lainnya. Hingga begitu mendengar teriakan ada ular naik ke perkampungan warga, maka seluruh warga sontak memburunya. Hanya dalam waktu 30 menit, ular piton itu bisa ditangap dan menjadi tontonan warga sekitar. 

“ Untuk sementara ular tersebut akan disimpan dan kedepannya akan diberikan pada dinas terkait untuk disimpan di kebun binatang atau dilepas lagi di alam bebas yang sekiranya tidak mengganggu keamanan dan  kenyamanan masyarakat,” ucap Rukman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here