Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Warga Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, minta pemerintah atau pihak terkait lainnya dapat memberi insentif pada anggota Linmas atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hansip. Hal tersebut terungkap saat kegiatan Reses anggota DPRD Kabupaten Cianjur Drs. H. Sapturo dari Fraksi Partai Golkar. Egiatan tersebut digelar di Aula Desa Neglaari Kecamatan Bojongpicung, Rabu (07/10).

Diujung pelaksanan Resses, para Ketua RT, RW dan masyarakat yang hadir, banyak yang menyampaikan aspirasinya. Seperti minta bantuan pembangunan jalan, irigasi dan ada pula yang mengajukan insentif bulanan untuk Linmas.

Salah seorang Ketua RT warga Kp Harjalaksana Desa Neglasari, Enang (48) menjelaskan, pihaknya mengajukan Insentif bulanan untuk anggota Linmas (Hansip) itu, karena memiliki pengalaman menjadi anggota Linmas cukup lama dan tidak memiliki Insentif bulanan sepeserpun.

Padahal Linmas memiliki peranan penting ditengah masyarakat. Ada rasa bangga ketika melaksanakan tugas dengan mengenakan seragam  hijau tua lengkap beserta atributnya.  

Rela meninggalkan keluarga di rumah seharian kadang lebih. Namun diibalik itu, Linmas hingga kini  tak memiliki Insentif yang jelas dan pasti. Hanya cukup dengan nasi kotak, kopi dan sebungkus rokok.

Berdasarkan pengalaman itu, Enang pada kegiatan Reses itu mengajukan agar seluruh anggota Linmas diberi Insentif bulanan. “Seperti halnya Ketua RT, RW, Kader Posyandu, Kader Dasawisma dan guru ngaji yang tiap bulan menerima insentif,” kata Enang.

Sementara itu, anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar Drs. H. Sapturo menjelaskan, seluruh aspirasi masyarakat yang barusan disampaikan itu merupakan suatu kewajiban pihaknya sebagai wakil untuk disampaikan ketika sidang digelar. Seluruh aspirasi masyarakat  menjadi prioritas utama termasuk insentif untuk anggota Linmas.

Sapturo menambahkan, pihaknya mengetahui persis mengenai kinerja Linmas. Selain kerja tanpa mengenal lelah, juga cukup sigap dalam pengabdian melaksanakan tugasnya. Kadang pakaian seragam, sepatu dan topi sudah terlihat lecek dan kusam. Tapi semangatnya tak pernah pudar. Kerjanya masih terlihat gesit dan tanpa pamrih.

Karena itu, Sapturo menegaskan, pihaknya siap untuk memper- juangkan  hak  masyarakat. Khususnya insentif bulanan untuk Linmas. “ Semoga saja pada anggaran tahun yang akan datang bisa terealisasikannya,” ujarnya menegaskan.

Diakhir acara Resses, Sapturo  melempar guyon ketengah audens. ” Prok ame ame Belalang Kupu kupu. Keprok sing rame  ulah hilap nomor tilu,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here