Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Cianjur, Drs. H. Tb. Mulyana, meresmikan Kampung Bunga Matahari Wisata Kampung Bungbulang Desa Nanggalamekar Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Sabtu (10/4/2021).

Acara tersebut dihadiri Asda II juga selaku Plt  Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan Dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cianjur. Selain itu, hadir pula Kabid Destinasi Disparpora Taupik dan Boyke, Muspika Ciranjang, Kepala Desa, Ketua BPD, LPM dan tokoh masyarakat Desa Nanggalamekar.

Sebagai tanda diresmikannya  Kampung Bunga Matahari, Wakil. Bupati Terpilih Tb. Mulyana Syahrudin, didampingi Plt Kepala  Disparpora Ir. H Yanto Haryono, melaksanakan gunting pita di pintu depan masuk Kampung Bunga Matahari.

Pada kesempatan itu, Yanto Haryono mengatakan, dengan adanya Kampung Bunga Matahari seluaas 1 Ha di Kampung Bungbulang Desa Nanggalamekar Ciranjang, pihaknya mengapresiasi. Karena hal tersebut akan mampu mengangkat roda perekonomian masyarakat setempat.

Namun tentu saja, Kampung Bunga Matahari tersebut, kedepannya harus lebih dikelola dengan baik secara berkesinambungan. Supaya bunga matahari berkesimabunagan pula mekarnya, hingga tiap saat dapat memuaskan para pengunjung taman bunga matahari yang selalu berbunga.

Selain itu, dihapapkan pula pada masyarakat dan pemerintahan desa setempat, supaya ditambah dengan pengembangan jenis wisata bunga lainnya. “ Pemerintahan Desa Nanggalamekar harus mampu mengerjakan Bumdes supaya mampu mengelola berbagai tempat wisata, seprt tempat i wisata Kampung Bunga Matahari,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur terpilih, Drs. H. TB Mulyana Syahrudin menambahkan, pihaknya juga sama mengapresiasi pada Pemerintah Desa Nanggalamekar beserta masyarakatnya. Karena telah mampu mendirikan Kampung Bunga Matahari.

Karena Taman Bunga Matahari yang merupakan tempat wisata. Kedepannya semoga dapat dikunjungi berbagai wisatawan lokal maupun wisatawan mana negara. Tentu saja hal itu harus mampu meningkatkan lagi tempat wisata yang lainnya.

“ Karena desa yang memiliki  potensi lahan untuk dijadikan tempat wisata. Hal itu merupakan harapan pihak pemerintah untuk meningkatkan roda perekonomian masyarat yang ada di pedesaan dan akan mampu pula meningkatkan PADes,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here