Wakapolri Komjen Safrudun di rumah tersangka memberikan keterangan pers pada awak media gi rumah tersangka mieas oplosan

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Kasus miras oplosan nampaknya mendapat perhatian ekstra dari Mabes Polri. Terbukti, Wakapolri Komjen Pol Safruddin didampingi Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, mengunjungi rumah tersangka yang berada di Jalan Raya By Pass Kp. Bojong Asih RT 03/08 Desa Cicalengka Wetan Kec. Cicalengka Kab. Bandung, Kamis (19/04).

Turut hadir pada kegiatan tersebut, .Kapolda Jabar Irjen Pol Drs .Agung Budi Maryoto, M.Si, Waka Polda Jabar Brigjen Pol Supratman dan ,jajaran Direktorat Narkoba serta Kapolres Bandung AKBP Indra.

Kunjungan Wakapolri dan rombongan tersebut, untuk melihat langsung rumah tersangka yang dijadikan tempat meracik, menimbun dan mengedarkan minuman keras oplosan. Miras oplosan yang dijual  tersangka SS, MH dan JS ini telah menelan puluhan korban meninggal dunia dan ratusan yang dirawat di beberapa rumah sakit yang ada di Jawa Barat.

Dalam Konpersnya, Wakapolri mengatakan, Mabes Polri sangat mengapresiasi kinerja Polda Jabar. Anggota Polda Jabar dengan cepat berhasil mengungkap, menangkap dan menangani kasus miras oplosan yang sudah merenggut korban begitu banyak di wilayah hukum Polda Jabar.

Bahkan, tersangka SS yang sempat buron, kini sudah berhasil ditangkap.  Tersangka SS awalnya kabur ke Jambi. Namun berkat kerja keras anggota Polda Jabar yang bekerja sama dengan Mabes Polri dan Polda Jambi hingga tersangka SS bisa ditangkap dan dibawa ke Polda Jabar.

Wakapolri menegaskan, kejadian ini merupakan kejadian yang sangat luar biasa, sangat besar dan sudah menjadi sorotan publik. Regulasinya harus dibuat  untuk semua pihak agar ikut andil dalam pengawasan dan peredarannya.

“ Ini tidak terjadi hanya di Jawa Barat saja, secara sporadis terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Miras oplosan ini  diracik, dipasarkan di mana-mana. Karena itu, operasi kewilayahan akan ditingkatkan dan Mabes Polri akan mendorong dan membackupnya,” jelas Wakapolri.

Sementara Kapolda Jabar mengatakan, tersangka akan dijerat dengan hukuman semaksimal mungkin. Karena  kandungan dalam minuman  keras yang dioplos berupa methanol dan alkohol yang berkadar tinggi. “ Hingga menimbulkan efek, mata kabur, mual muntah dan sudah menelan korban jiwa yang cukup banyak,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here