Waduk Jangari dipenuhi Eceng Gondok, siapa yang harus membersihkannya

Liputan : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Hamparan rumput masih bisa diberdayakan untuk sarana permainan dan tempat gembala kambing, kerbau ataupun sapi. Namun apa jadinya dengan hamparan Eceng Gondok yang keberadaannya sangat tidak diinginkan oleh para pemilik jaring terapung dan wisatawan di kawasan Waduk Jangari.

Padahal, menurut keterangan, belum lama ini keberadaan Eceng Gondok di Waduk Jangari dievakuasi oleh dinas terkait. Kendati demikian keberadaannya masih merajarela terhampar luas di wilayah Waduk Jangari.

Sepertinya, Eceng Gondok dan Waduk Jangari ibarat bunga dan Kumbang. Kedatangannya memang tak pernah inginkan, karena takut diambil sarinya.

Air merupakan habitatnya Eceng Gondok, sehingga pertumbuhannya sangat cepat di Waduk Jangari.

Sayang, fenomena tersebut menjadi keluhan para petani ikan dan wisatawan yang datang berkunjung.” Jika tidak ada perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas terkait mau diapakan Waduk Jangari ini, mereka itu bayar loh mendirikan jaring terapung, ” ucap salah seorang pengunjung saat ditemui awak media, Minggu (18/7).

Benar, perhatian dan perlakuan khusus oleh dinas terkait harus segera dilakukan. Guna mensejahterakan petani ikan dan peningkatan karya wisata air yang nantinya bisa menambah pendapatan daerah.

Keberadaan Eceng Gondok ini bisa membuat ikan stres yang berdampak pada buruknya pertumbuhan ikan. Sehingga mengakibatkan gagal panen. “ Pada siapa kami (petani ikan) meminta ganti rugi jika itu terjadi,” keluh Dede,  salah seorang pemilik jaring di Waduk Jangari pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here