Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Petugas lapangan Balai Wilayah III PUPR Kabupaten Cianjur, turun ke gorong-gorong yang kotor, berlumpur dan penuh sumbatan sampah di Jalan Otista 2 Kelurahan Pamoyanan Cianjur.

Usut punya usut, hal itu dilakukan lantaran sering terjadi banjir di jalan Otista 2 yang beralamat di Jalan Siti Jenab, Kelurahan Pamoyanan Cianjur, manakala diguyur hujan deras lantaran aliran air/drainasenya tersumbat oleh sampah yang mengakibatkan air meluap ke bahu jalan.

Tidak menutup kemungkinan, terjadinya penyumbatan sampah tersebut diakibatkan kurangnya kesadaran masyarakat akan membuang sampah, sehingga sampah-sampah tersebut terbawa air dan masuk ke gorong-gorong.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat petugas lapangan Balai Wilayah III PUPR Kabupaten Cianjur  turun ke gorong-gorong di jalan Otista 2, ditemukan adanya papan kayu panjang dan sampah rumah tangga terbawa aliran air yang masuk ke gorong-gorong.

Saat dihubungi wartawan, Kamis 21 Oktober 2021, Kepala Balai Wilayah III PUPR Kabupaten Cianjur, Ate Romadian S.E, membenarkan adanya petugas lapangan yang turun ke gorong-gorong di jalan Otista 2 Pamoyanan, untuk mengevakuasi sampah yang mengakibatkan terjadinya banjir.

“Ya, karena di jalan tersebut sering terjadi banjir di saat turun hujan, sehingga kami berinisiatif untuk menyisir gorong-gorong. Karena sumber permasalahannya berada di gorong-gorong yang tersumbat oleh sampah,” ujar Ate Romadian S.E.

Ate melanjutkan, tidak menutup kemungkinan adanya penumpukan sampah tersebut karena adanya tumpukan sampah pinggir jalan terbawa aliran air hujan masuk ke gorong-gorong, sehingga terjadilah penyumbatan aliran air. “Selain itu, bisa jadi ada sampah yang terbawa aliran air sungai dari hulu,” ungkapnya.

Maka dari itu, sambung Ate, pemerintah setempat diharapkan mampu mengedukasi masyarakat supaya sadar akan kebersihan dan keselamatan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari kita jaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan sebagai bentuk dukungan masyarakat kepada pemerintah di sektor pembangunan. Karena jika terus dibiarkan apa yang sudah dibangun akan cepat rusak kembali apabila tidak dijaga,” ajaknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here