Laporan : Danni

Cianjur, metropuncaknews.com – Miris, di era yang serba canggih ini, ternyata masih ada masyarakat satu kampung yang kalau malam harus hidup dalam kegelapan. Karena belum ada aliran listrik. Hal tersebut dialami warga di Kampung Cihalimun Desa Mekarsari Kecamatan Naringgul Cianjur Selatan Jawa Barat.

Menurut keterangan, hal itu terjadi karena infrastrukturnya yang tidak menunjang. Jalanpun masih terjal bebatuan, bahkan sinyal telepon selular (HP) pun tak ada.

Menurut informasi, di kampung Cihalimun terdapat 423 jiwa dari 132 Kepala Keluarga. Keseharian warga di kampung itu adalah bertani dan berdagang. Namun, diera yang serba modern ini, mereka tak dapat merasakan fasilitas pemerintas dan seolah terasingkan.

Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan, Selasa (08/06/2021), upaya yang dilakukan warga di kampung Cihalimun demi mendapatkan cahaya listrik mereka membuat turbin kincir secara manual. Namun, karena dibuat alakadarnya penerangan listriknya pun tidak maksimal.

” Ya, memang ada sebagian warga yang mengunakan listrik Linmar dari tenaga surya berkat bantuan dari Provinsi. Kalau boleh jujur sebagai warga di pelosok Kab. Cianjur, tentunya sangat berharap sekali adanya bantuan listrik dari PLN supaya kami warga dikampung ini bisa lebih berkembang baik dalam segi ekonomi dan lain lainnya,” kata Tasman (40) salah seorang warga Cihalimun.

Karena tidak adanya aliran listrik, lanjut Tasman, di Kampung Cihalimun ini, sinyal HP juga nggal ada. Sementara di masa pandemi ini, anak-anak harus belajar secara daring.

” Bayangkan pak, untuk belajar secara daring anak-anak harus naik ke atas gunung untuk mendapatkan sinyal, belum lagi jalannya yang masih jelek. Bagaimana anak-anak mau fokus belajar,” ungkap Tasman dengan wajah penuh harap.

Sementara itu, menyikapi keadaan tersebut Manager PLN ULP Tanggeung Cianjur, Nanda Yoni Ardiana,  merespon baik terkait adanya satu kampung diwilayah Kecamatan Naringgul yang belum ada penerangan cahaya listrik dari PLN.

” Untuk jangka pendeknya, kami akan melakukan survey ke Kampung Cihalimun, Naringgul, Cianjur Selatan,” ucapnya saat dihubungi wartawan, Selasa (08/06/2021).

Yoni melanjutkan, biasanya dari pemda juga ada program listrik desa (lisdes). Namun jika belum masuk usulan lisdes, nanti hasil survey akan kami kirim ke PLN Bandung untuk dialokasikan anggarannya.

” Jika belum ada usulan lisdes, berdasarkan hasil surveynya akan kita kirim ke PLN Bandung, supaya ada alokasi anggarannya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here