Waduh, Diera Milenial Masih Ada Kepala Desa Terkena Penipuan Penggandaan Uang

0
65

Laporan : Bah Dhani

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Di era yang serba milenial seperti sekarang ini, masih ditemukan dugaan adanya penipuan dengan cara penggandaan uang. Parahnya lagi yang menjadi korbannya merupakan seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Ciranjang.

Menurut informasi di lapangan, diketahui adanya kejadian tersebut berawal pada hari Kamis 23 Juni 2022 kurang lebih sekira pukul 20.00 WIB kemarin. Awalnya ada yang datang ke Mapolsek Ciranjang untuk melaporkan ada satu kejadian di Desa Karangwangi.

Setelah mendapati adanya laporan tersebut, anggota piket gabungan Polsek Ciranjang melakukan pengecekan lokasi kejadian dan sesampainya di TKP, didapati lima orang saksi.

“Di lokasi kejadian, dalam kamar ada orang yang tidak sadarkan diri, ” kata Kapolsek Ciranjang Kompol Aca Nana Suryadi, jumat 24 Juni 2022 kepada wartawan.

Kapolsek Ciranjang melanjutkan, orang yang tidak sadarkan diri tersebut ternyata seorang kepala desa. Untuk mendapatkan penanganan medis terhadap orang tersebut, akhirnya kita bawa ke Puskesmas terdekat.

“Sesampainya di Puskesmas, ternyata pihaknya (Puskesmas) tidak menyanggupi untuk menanganinya, hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Cianjur, ” paparnya.

Masih dikatakan Kapolsek Ciranjang, sebanyak lima saksi di TKP sudah kita bawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan para saksi, terjadinya kejadian tersebut, lantaran sebelumnya ada seseorang berinisial SK yang mengaku bisa menggandakan uang, alhasil kepala desa yang tidak sadarkan diri itupun tergiur untuk menggandakan uang.

“Menurut informasi dari para saksi kepala desa ini sudah menyiapkan uang Rp 100 juta untuk di gandakan menjadi Rp 1 hingga Rp 2 miliar. Namun terkait benar atau tidaknya kita juga belum mengetahui secara pasti, karena para saksi ini disuruh menunggu diluar sehingga tidak melihat secara langsung keberadaan uang tersebut,” tuturnya.

Ditemui terpisah, salah seorang saksi bernama Doni (45) warga Desa Rancagoong, Kec Cilaku, dirinya membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dikatakannya, setelah 15 menit saat disuruh menunggu diluar, ia melihat kedalam kamar ternyata kepala desa itu sudah tidak sadarkan diri dan pelakupun tidak ada ditempat.

“Saya melihat ke kamar, kepala desa sudah tidak sadarkan diri dan pelaku diduga kabur membawa uang tersebut, ” kata Doni.

Ia menambahkan, didalam kamar hanya ditemukan gelas berisi air teh dan kain kapan putih. “Permasalah ini sudah ditangani pihak kepolisian, ” tambahnya menutup wawancara dengan wartawan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here