Wabup Cianjur H. Herman saat berada di Tugu Tauco Cianjur untuk memantau keadaan setelah hujan deras mengguyur Cianjur

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com –– Hujan yang mengguyur Kota Cianjur beberapa hari terakhir ini, memanggil Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman untuk melakukan siaga banjir. Karena itu, ia pun harus blusukan ke jalan protokol yang rawan banjir.

Seperti pada Minggu (23/9) sore, kedapatan H. Herman sedang membersihkan selokan (gorong-gorong) di Tugu Tauco Bypass Cianjur. Hal itu dilakukan setelah hujan mengguyur Kota Cianjur.

Banyak ditemukan sampah yang menyumbat aliran air. Padahal pihak pemerintah Kabupaten Cianjur sudah berupaya memperbaiki gorong-gorong aliran air. Menyediakan bak sampah dan mengkampanyekan larangan membuang sampah sembarangan.

Menurut Herman, setiap kali turun hujan, di dalam Kota Cianjur ini pasti ada genangan air. Karena air yang mau masuk ke gorong-gorong tersumbat oleh sampah.

“ Walau pun drainase sudah diperbesar, kalau sampah masih dibuang ke selokan atau ke jalan pasti terjadi banjir. Jadi penanganannya harus secara keseluruhan dari hulu sampai hilir. Dari hulu artinya masyarakat jangan sekali-kali membuang sampah ke selokan,” ungkap  Herman, saat ditemui di Tugu Tauco sekira pukul 20.00 WIB.

Disinggung mengenai persiapan menghadapi musim penghujan,  Herman mengatakan, pemerintah sudah memberikan imbauan pada masyarakat melalui dinas terkait, Camat, kepala desa hingga RT/RW. Jangan membuang sampah sembarangan. Karena saat ini pun pihaknya selaku Pemerintah Cianjur sudah menyediakan bak sampah di sepanjang jalan raya dan gang-gang. Jadi kalau masyarakat mau membuang sampah cukup menyimpannya di bak sampah depan gang atau penampungan yang ada.

“ Nanti akan ditarik oleh kendaraan pengangkut sampah secara rutin setiap harinya dan kami pun saat ini sudah menambah delapan armada baru pengangkut sampah,” jelas Herman.

Fenomena terjadinya banjir tidak semata-mata terjadi karena faktor alam saja. Banjir bisa terjadi karena ulah manusia yang tidak peduli dengan lingkungan. Salah satunya karena membuang sampah sembarangan, sehingga aliran air tersumbat.

Herman juga mengatakan, tempat pembuangan sampah sudah disediakan di sepanjang jalan raya hingga ke setiap keRtan.” Namun setelah saya melihat beberapa bak sampah masih kosong dan sampah masih berceceran disepanjang jalan, sehingga menghambat aliran sungai,” kata Herman.

Selanjutnya Herman kembali mengimbau pada masyarakat, agar lebih peduli lingkungan. Salah satu caranya dengan tidak membuang sampah sembarangan. “ Apalagi sekarang kan sudah ada program bank sampah, jika mau menambah pengasilan kenapa tidak untuk mengolahnya,” kata Herman, mengingatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here