Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Utis Sutisna (62) warga Kp Belendung RT 04/05 Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, meninggal dunia karena sakit jantung di RSU Sayang Cianjur, Sabru 07/11, sekira pukul 04,00 Wib. Namun pihak RSUD yang mengantarkan jenazah Utis mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) seprti pakaian Covid 19 lengkap dengan APD lainnya.

Karuan saja pihak keluarga beserta  warga setempat berontak adu mulut tidak terima, pihak RSU mengenakan APD pakaian standar copid 9. Hingga terkesan Utis meninggal dunianya akibat terpapar Covid 19.

Anggota Keluarga almarhum Utis Sutisna, ketika dikonfirmasi Mulyana (44) menjelaskan, meninggal dunianya Utis Sutisna, itu bukan karena terpapar Covid 19. Melainkan karena menderita sakit jantung. Namun  pihak RSU Sayang Cianjur ketika mengantarkan jenazah Utis menggunakan APD pakaian standar Copid lengkap beserta APD lainnya.

Karena itu, pihak keluarga almarhum dan warga setempat berang. Hingga trjadi perang mulut dengan para petugas dari SRUd Cianjur. Karena keluarga Utis Sutisna tidak terima karena Utis bukan meninggal dunia karena terpapar Covid 19.

Tidak menerimanya warga dan keluarga, karena, almarhum Utis memiliki riwayat penyakit jantung. Hingga dibawa ke RSU Cianjur pada Jumat (06/11) pukul 13.30 WIB dan meninggal dunia Sabtu (17 /11) sekira pukul 04.00 WIB, dini hari.

Setelah dimusyawarkan antara pihak keluarga dan pihak RSUD Cianjur, akhirnya APD pakaian seragam standar covid dan perlengkapan APD lainnya dibuka. Selanjutnya jenazah Utis langsung dimakamkan di tempat pemakaman milik keluarga yang tak jauh dari rumah duka.

Sementara itu, Kepala Desa Jatisari Asep Prasida menambahkan, mengenai meninggalnya Utis Sutisna di RSU Cianjur, itu ada sedikit tabel antara petugas pengantar jenazah dengan pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Karena para petugas mengenakan APD pakaian setardar Covid 19. Kalau mengenai terpapar Covid atau tidaknya itu bukan ranahnya, melainkan ranah pihak medis RSUD Sayang Cianjur,

” Meninggal dunianya Utis Sutisna, karena terpapar Covid 19 atau tidaknya, itu bukan ranah kami , melainkan pihak medis RSU Sayang Cianjur yang lebih berkomoenten,” ujar Asep Prasida.

Karena itu, pihaknya memohon pada semua warga Desa Jatisari, permasalahan tersebut jangan dibesa- besarkan. Karena semua itu sudah selesai. “ Utis Sutisna meninggal dunia akibat sakit jantung yang sudah menahun,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here