Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Setelah selesai melaksanakan upacara peringatan HUT Ke 75 RI yang dilaksanakan di halaman depan Kantor Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Kepala Desa (Kades) Cibiuk Dahlan Rifai yang sedang mengenakan pakian seragam warna putih – putih dilemparkan ke tengah kolam.

Dahlan Rifai dilempar ke tengah kolam yang sedang melaksankan hiburan lomba ketangkasan berjalan kaki di atas satu batang bambu dan lomba gebuk bantal.

Warga melempar Kades ke kolam, itu bukan karena kebencian. Tapi sebagai luapan kegembiraan dan merupakan kasih sayang masyarakat terhadapnya. Masyarakat Cibiuk merasa senang dan bangga karena memiliki kades yang benar merakyat dan simpati terhadap masyarakatnya.

Kades Cibiuk Dahlan Rifai mengatakan, setelah selesai melaksananakan upacara HUT RI Yang Ke 75, pihaknya tidak pulang kerumah. Tapi keliling kampung meninjau warga yang sedang melaksankan berbagi hiburan dan perlombaan 17 san. Seperti panjat pinang, lomba ketangakasan balap karung, makan kerupuk dan ketangkasan berjalan kaki pada 1 batang bambu dan gebuk bantal di atas kopam. Seperti yang dilaksankan warga Kp Cibiuk RT 02 /04.

Ketika di perjalanan menuju kolam yang dijadikan tempat hiburan lomba ketangkasan, masyarakat bersama panitia lomba mencegatnya. Kemudian menggeledah serutuh isi sakunya. Termasuk HP dikeluarkan warga. Selanjutnya, tanpa basa bari langsung diboyong dan dilemparkan ketengah kolam yang airmya cukup tinggi.

Selain kaget juga seluruh badannya basah kuyuk dan penuh dengan lumpur. Setelah sadar memang itu merupakan suatu kegembiraan seluruh warga Desa Cibiuk. Selain itu pihaknya memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih pada tokoh masyarakat Kang Itep dan seluluh masyarakat yang telah melaksanakan berbagai macam lomba hiburan.

“ Itu semua benar hiburan masyarakat yang cukup menghibur. Hingga terlihat masyarakat antusias dan terhibur menyaksikan berbagai lomba,” ujar Dahlan Rifai, Selasa (18/08).  

Sementara itu, tokoh masyarakat Kp Cibiuk RT 02 /11 Desa Cibiuk, Kang Itep didampingi panitia Fitra Rusmawan (48) menambahkan, Kades Cibiuk Dahlan Rifai diboyong dan dilemparkan ke tengah kopam itu, bukan merupakan kebencian masyarakat terhadapnya. Tapi itu merupakan luapan kegembiraan masyarakat karena memiliki pimpinan yang mumpuni juga bermerakyat.

” Mohon maaf Pak Kades, kami bukannya melecehkan, tapi meluapkan rasa kegembiraan dan rasa syukur kami, karena memiliki pimpinan desa yang merakyat juga mumpuni, semoga Desa Cibiuk lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here