Unit Reskrim Polsek Cugenang Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan Mini Market

0
177

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Kanit Reskrim Polsek Cugenang IPDA Fery Haryanto, S.H, bersama anggotanya berhasil mengungkap pelaku pembobolan mini market di wilayah hukumnya. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan warga Kampung Cibeureum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, yang melaporkan telah terjadi pembobolan mini market di kampungnya.

Menurut informasi, kejadian pembobolan mini market di Kampung Cibeureum, terjadi pada Minggu, 5 Desember 2021 dini hari kemarin.

Saat ditemui wartawan, Kamis, 9 Desember 2021, Kanit Reskrim Polsek Cugenang IPDA Fery Haryanto, S.H, menyampaikan, pada saat kejadian pihaknya berhasil mengamankan seorang pelaku yang merupakan otak utama dari kasus pembobolan mini market di Kampung Cibeureum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang.

“Sekira pukul 02.30 WIB, kami menerima laporan warga perihal adanya pembobolan mini market di Kampung Cibeureum. Atas laporan tersebut, kita langsung menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) dan di lokasi, kita berhasil mengamankan satu orang tersangka atas nama Diki,” kata IPDA Fery Haryanto, S.H, di ruang kerjanya.

IPDA Fery melanjutkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari saudara Diki saat dilakukan pemeriksaan, pihaknya langsung melakukan pengembangan dilapangan.

“Besoknya kita langsung melakukan pengejaran dan dapat meringkus tersangka kedua yang bernama Tohir,” terangnya.

Dia menyambungkan, kemudian pada hari Kamis 9 Desember 2021, Unit Reskrim Polsek Cugenang melakukan pengembangan dan mendapatkan pelaku ketiga bernama Ajis yang di tangkap di kontrakannya di wilayah Cipanas.

“Pelaku ketiga ini berhasil kita amankan di kontrakannya di wilayah Cipanas,” sambungnya.

Terakhir, Kanit Reskrim Polsek Cugenang menyampaikan, berdasarkan hasil BAP sesuai keterangan dari para pelaku tersebut, pembobolan mini market yang dilakukan tiga sekawan di Cibeureum ini memang sudah direncanakan.

“Kita sudah dapatkan ketiga tersangka dan kita dapati keterangan dan konfrontir bahwa otak/pelaku utamanya adalah saudara Diki. Kemudian untuk pasal yang kita kenakan kepada para tersangka yaiutu Pasal 363, ayat 2 dan ayat 1 yang di juntokan ya,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here