Laporan : Sam Apip/Aip

Cianjur, metropuncaknews.com – Ramdan Jaelane (51) warga Kp Stoplas RT 02/04, Desa Karangwangi Kecamatan Ciranjang Cianjur, sekujur tubuhnya ringsek tergilas truk hingga tewas seketika, Senin 02/11 sekira pukul 12.35 WIB.

Kecelakaan lalu lintas tersebut, terjadi di jalan raya Cianjur – Bandung. Tepatnya di depan kedai Surabi Kp Kebon Jati Desa Hegarmanah Kecamatan Sukaluyu.

Informasi yang dapat dihimpun, Ramdan Jaelani mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R warna hitam dengan Nopol F 6247 YC. Korban melaju dari arah Bandung menuju Cianjur. Sesampainya di depan kedai Surabi Sukaluyu, menyalib truk yang melaju dari arah yang bersamaan.

Namun, karung yang dibonceng motor korban terkait bodi truk bagian kanan. Hingga motor oleng dan jatuh terpelannting bersama pengemudinya masuk ke kolong truk hingga tubuh  korban tergilas ban belakang truk. Sekujur tubuhnya hancur, jantung, usus terurai keluar dan kepala pecah.

“ Isi perut korban yang muncrat keluar, seluruhnya diambil satu persatu dan dikumpulkan oleh petugas Puskesmas Sukaluyu.  dan jasad korban saat itu juga langsung dibawa ke RSU Cianjur,” kata  Maman (45) warga setempat.

Sementara itu, Kapolsek Sukaluyu, AKP Anaga Budi Harso membenarkan adanya  kecelakaan lalu lintas tersebut. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R warna hitam Nopol F 6247 YC  tergilas Truk. Sementara pengemudi identitasnya belum diketahui, karena kabur.

“ Kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut seluruhnya ditangani pihak kepolisian lalu lintas Polres Cianjur dan korban dibawa ke RSUD Sayang Cianjur,” ujar Anaga pada awak media.

Jenazah Korban Disambut Isak Tangis Kelarga

Jenazah almarhum Ramdan Jaelani yang dibawa dari RSU Sayang Cianjur, tiba di Kampung halamannya, sekira pukul 19.30 WIB, disambut isak tangis keluarga, sahabat, kerabat, handai taulan. Hingga suasana haru menyelimuti rumah duka.  

Jenazah almarhum diturunkan warga dari Mobil Ambulance tidak langsung dibawa ke rumah duka. Melainkan langsung dimasukan ke dalam Mesjid Jami Attakwa yang tak jauh dari rumah duka. Setelah selesai dishalatkan,  jenazah langsung dimakamkan di pemakaman milik umum yang tak jauh dari rumah duka.

Adik kandung almarhum, Ramdan, Nurdin (48) mengatakan, almarhum Ramdan Jaelani merupakan sebagai tulang punggung keluarga. Istrinya sedang berada di luar negeri menjadi TKI dan memiliki 4 orang anak.

Kesehariannya almarhum  bekerja sebagai tukang jual beli ayam kampung. Ketika kecelakaan terjadi, Almarhum hendak menjual ayam ke Cianjur. Ayamnya disimpan dalam karung.

Maka dengan terjadinya kecelakaan yang menelan korban jiwa, pihak keluarga merasa terpukul juga merasa kehilangan. Karena almarhum Ramdan sosok bapak yang bertanggung jawab pada keluarganya. Penyabar dan sayang pada ibunya yang sekarang  sudah tua renta dan sering sakit-sakitan.

“ Semoga almarhum Kakak Ramdan Jaelani meninggal dunia khusnul khotimah, diampuni segala dosanya dan dilapangan dalam kuburnya,” ucap Nurdin dengan nada sendu dan haru.

Sementara itu, Kepala Desa Karangwangi Nana (50) menambahkan, ia mengetahui meninggal dunianya Ramdan Jaelani, akibat kecelakaan lalulintas yang kondinya memprihatinkan itu, brdasarkan informasi dari pihak  kepolisian.  

Saat itu pula, pihaknya langsung berangkat menuju RSU Sayang Cianjur, sekira pukul 13.00 WIB. Setelah mehihat kondisi tubuh almarhum memang benar memprihatinkan. Proses mengurus jenajah, memandikan dan mengapani di RS memang sedikit kesulitan. Karena tubuh almarhum terkesan rusak, maka sedikit lama, hingga sampai di Kampung halaman pada pukul 19,30 Wib.

Atas terjadinya musibah tersebut, Kades Karangwangi mendoakan almarhum Ramdan, semoga meninggal dunianya khusnul khotimah.

“ Pihak keluarga semoga ikhlas, sabar dan tawakal juga pada seluruh masyarakat Desa Karangwangi yang telah ikut andil membuat lubang lahat, melaksanoan sholat jenazah dan mendoakannya semoga seluruh kebaikannya dibalas oleh Allah Swt  dengan pahala yang berlimpah,” ujar Nana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here