Tower di Wana Wisata Pokland Haurwangi

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Pengunjung obyek wisata Pokland di Desa/Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur Jawa Barat, merasa tidak nyaman. Pasalnya,di area wisata tersebut, berdiri tiga Tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) dengan kekuatan 500 kV yang kondisinya terlalu dekat dengan tanah alias pendek.

Anehnya lagi, ditempat tower Sutet itu berdiri, tidak dibangun pagar pengaman. Hingga siapa pun bisa dengan leluasa memanjat tower tersebut. Selain itu, pohon yang bisa menggangu kabel jaringan listrik yang berada di dekat tower itu, tidak ditebang. Melainkan hanya dipangkas seadanya saja.

Salah seorang pemerhati pembangunan warga Kecamatan Bojongpicung, Erwin (52) mengatakan, 3 tiang tower untuk jaringan listrik tegangan tinggi milim PT. Siunday Rajamandala Power, yang dipasang di lokasi Wana Wisata Poklan Haurwangi, itu benar membuat riskan berbagai pihak.

Karena di tiang tower tersebut, tidak terlihat tanda-tanda akan dibangunnya pagar besi pengaman. Seharusnya, lanjut Erwin, di 3 tiang tower itu dipagar sejak dini. Karenan Wana Wisata Poklan merupakan tempat rekreasi hingga riskan akan terjadi  hal yang tidak diharapkan semua pihak.

” Kalau  3 tiang tower tersebut, dibawahnya tidak dipagar  baja, maka akan riskan dipanjat para pengunjung Wana Wisata Pokland, khussusnya dipanjat anak – anak, para pemuda berselvia ria diatas tower,”ungkap Erwin

Selain itu, Erwin  juga menyayangkan pada pihak PT. Chiunday dan pada pihak PU Binamarga Provinsi Jawa Barat, beberpa pohon mahoni yang terlintasi kabel tegangan tinggi, hanya dipangkas saja. Tidak dilakukan penebangan. Padahal kabel jaringan lintrik tegangan tinggi posisinya pendek. Jarak antara pohon dengan kabel akan dekat dan bila keluar lagi batang pada pohon yang dipangkas maka akan lebih dekat lagi posisinya.

Tentu saja hal teraebut, membuat riskan para pejalan kaki dan pengguna jalan raya Citarum lama. Utamanya saat musim hujan tiba. Karena itu diharapkan pihak PLN maupun Bina Marga Provinsi Jabar mohon diuji lagi kelayakannya, supaya jangan terjadi korban jiwa.

” Beberapa pohon di kanan kiri jalan yang terlintasi kabel tegangan tinggi seharusnya ditebang, jangan hanya dipangkas atasnya saja, karena riskan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan berbagai pihak,” tambah Erwin.

Sementara itu, salah seorang pengelola Wana Wisata Pokland Ayi Juanda menambahkan, dipasangnya 3 titik tiang tower jaringan listrik milik PLN, itu jauh sebelum Wana Wisata Poklan dibangun menjadi tempat wisata. Penetapan titik 3 tiang tower sudah ditentukan dan untuk sementara 3 tiang tower tersebut tidak mengganggu para pengunjung. Karena  pengunjungnya masih belum banyak, tapi mungkin kedepannya akan mengganggu juga.

Supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan berbagai pihak, maka pihak PLN harus segera memagar 3 tiang tower sekelilingnya. Hingga tidak bisa didekati dan dipanjat para pengunjung wana wisata Pokland. ”  Kalau tidak dipagar sekelingnya memang benar riskan, karena tower tersebut takut dipanjati pengunjung dan mengakibatkan terjadi kecelakaan, baik jatuh mauput tersengat aliran listrik tegangan tinggi,” pungkasnya,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here