Tokoh masyarakat Kecamatan Naringgul saat melakukan audien ke Ketua DPRD Cianjur

Liputan : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Tokoh masyarakat dari enam desa se Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur, melakukan audien dengan Ketua DPRD Cianjur Yadi Mulyadi, SH. Acara tersebut digelar di gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Senin (28/5).

Beruntung para tokoh masyarakat Naringgul, bisa bertemu langsung dengan Yadi Mulyadi, SH. Karena, konon katanya, akhir-akhir ini setiap audien ketua dewan jarang menghadiri pelaksanaan audien.

Ada pun yang disampaikan para tokoh yang mengatas namakan masyarakat Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur, adalah kepada pimpinan executif dan legislatif Kabupaten Cianjur para tokoh masyarakat itu menuntutbeberapa hal-hal.

Ada pun tuntutannya adalah, tetap mempertahankan pusat pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang berada di desa Naringgul.

Membatalkan atau menghentikan proyek pembangunan Kantor Kecamatan Naringgul sebesar kurang lebih 1,7 Miliar di Desa Wangunjaya (kantor kecamatan baru).

Meninjau ulang pembuatan gedung baru Puskesmas yang memakan fasilitas umum. Seperti sarana olahraga, taman dan lapangan upacara. Selain itu, untuk kedepannya bangunan yang sangat tidak ramah lingkungan karena tidak memperhatikan AMDAL.

Menunjuk, mengangkat dan menempatkan orang yang menduduki jabatan camat atau pejabat pemerintah Kecamatan Naringgul, diharapkan pro rakyat dan memiliki kompetensi serta berlatar belakang ilmu pemerintahan. Adil, jangan memberi pekerjaan yang bukan pada tempatnya.

Sebagai alternatif dari keempat tuntutan diatas. Apabila tidak dipenuhi oleh executif dan legislatif Kabupaten Cianjur, dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada anggota pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur dan pemerintah kabupaten Cianjur, maka kami sampaikan.

Kecamatan Naringgul akan dipecah atau dibesarkan menjadi dua kecamatan. Enam desa sebelah utara, dengan segala konsekuensinya disebut Kecamatan Naringgul yang berpusat pemerintahan di Desa Naringgul dan lima desa sebelah selatan menjadi unit kecamatan baru dengan pusat pemerintahan di kampung Cilandak Desa Wangunjaya.

Terakhir, izinkan dan mohon ditandatangani permohonan kami oleh Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, untuk berintegrasi dengan Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, atau menjadi unit kecamatan baru dalam wilayah pemerintahan daerah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat.

Pernyataan tersebut dikutip dari surat tuntutan tokoh masyarakat Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur. Pada hari Senin, 28 Mei 2018.

” Sebagai perwakilan masyarakat, kami menyampaikan penolakan keras atas perpindahan dan pembangunan Kantor Kecamatan Naringgul ke kampung Cilandak  desa Wangunjaya. Apabila tidak dipenuhi akan berintegrasi dengan Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung atau menjadi unit kecamatan baru di wilayah Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung,” ucap Dadang Kadarusman, Ketua Tokoh Masyarakat kecamatan Naringgul.

Ditemui diruang kerjanya Yadi Mulyadi, SH kepada awak media mengatakan, pihaknya hanya menampung aspirasi dari masyarakat yang diwakilkan oleh tokoh Kecamatan Naringgul.

“ Mengenai hasilnya pekan depan kami akan mengundang mereka kembali dan dinas terkait untuk menyelesaikannya,” jelas Yadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here