Tim Teknis PLN

Laporan : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Tim teknis lapangan PLN Cipanas, nampak serius menyikapi permasalahan-permasalahan dilapangan. Hal tersebut terbukti pada saat, terjadinya angin puting beliung beberapa waktu lalu di Cipanas.

Seperti yang dikatakan salah seorang petugas Teknis PLN Cipanas Atif (36), banyak ditemukan hal-hal yang tidak layak dilapangan. Seperti atap bangunan yang dekat dengan kabel listrik aliran tinggi. Pohon-pohon yang menjulur ke arah kabel bahkan melintas diatas kabel. Pemasangan baliho yang tidak sesuai dengan penempatannya dan banyak hal lainnya yang bisa berakibat patal pada jaringan (jalur) listrik.

Beberapa hal yang pernah terjadi diantaranya, pohon tumbang yang menimpa kabel atau gawang. Spanduk yang nyangkut di gawang listrik, hingga pernah terjadi ada orang kesetrum listrik tegangan tinggi, karena atap rumahnya dekat dengan kabel listrik tegangan tinggi. Semua terjadi diluar nalar manusia, karena tak satupun tahu kapan musibah akan datang.

Menyikapi hal tersebut Atif mengatakan, pihaknya tidak menyalahkan siapapun dalam hal itu. Karena semua terjadi diluar rencana. Hanya saja sebagai pengguna listrik, harus bisa merawat dan menjaganya.

” Ya, tak satupun menginginkan terjadinya musibah, namun dalam hal ini kita bisa berupaya supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Atif saat ditemui awak media di PLTA Cijedil, Rabu (14/11).

Upaya yang dilakukan tim Teknis PLN Cipanas, menjaga keaman jaringan baik disisi internal maupun eksternal. Mensosialisasikan kepada masyarakat dengan pembahasan ketenaga listrikan dan hal apa saja yang berpotensi berbahaya dengan listrik, serta pemangkasan pohon.

Inti dari sosialisasi tersebut yang paling diprioritaskan adalah mengenai keselamatan masyarakat. Sedangkan untuk pelayanan gangguan, PLN memberikan pelayanan selama 24 jam secara gratis.

” Sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa, mensosialisasikan apa saja tentang listrik supaya masyarakat benar-benar paham apa saja yang berbahaya dari listrik, sehingga masyarakat bisa sadar dengan sendirinya dan mau turut serta menjaga keamanan dan keselamatan dari potensi bahaya listrik,” kata Atif.

Namun, pihaknya sangat menyayangkan dimusim kampanye ini, banyak ditemukan baliho-baliho yang tidak sesuai penempatannya. Seperti pemasangan baligo yang tinggi hampir mendekati kabel listrik.

” Ya, banyak ditemukan pemasangan baligo kampanye calon legislatif yang tingginya hampir nempel ke kabel listrik, padahal itu kan bisa berbahaya,” ujarnya.

Atas nama PLN, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan keselamatan dari bahaya listrik. “Selain itu, untuk para calon legislatif, dalam memasang baligo tolong diperhatikan, agar tidak terlalu dekat dengan kabel listrik, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here