Laporan : Dwi

Kab.Tanah Datar, Sumbar, metropuncaknews.com – Kegiatan Kampung Literasi (KL) tahun 2018 di Nagari Tuo Pariangan yang sudah berjalan selama 10 bulan dikunjungi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Rabu (26/12). Tim Monev dari Kemendekbud RI sangat puas melihat hasil kegiatan yang sudah dilakukan.

Pada kesempatan itu Ketua Komunitas Nagari Tuo Pariangan Irwan Malin Basa, M.Pd sebagai pelaksana kegiatan Kampung Literasi mengatakan, banyak hal yang sudah dilakukan melalui gerakan Kampung Literasi ini.  Misalnya, sudah berdiri sebuah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Nagari Tuo Pariangan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti buku-buku, majalah, VCD, Jurnal dan lain sebagainya.

Kegiatan Kampung Literasi ini juga melatih 30 orang masyarakat Pariangan untuk membuat pewarna alam dan mencelup kain sehingga bisa menjadi kain batik yang sangat indah.

Disamping itu, pelatihan menulis Arab Melayu dan Membaca Naskah Kuno Minangkabau juga diadakan untuk siswa siswi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah.  Kegiatan lainnya adalah melatih siswa siswi SD dan SLTP menulis cerita rakyat lokal dari Nagari Tuo Pariangan dan sudah terkumpul 20 naskah cerita rakyat.

Selanjutnya, Tim Monev Kemendikbud mengusulkan agar naskah cerita rakyat tersebut dikirm ke Kemendikbud RI untuk dicetak dalam bentuk buku.

Dalam kunjungan itu hadir seluruh penggiat literasi di Nagari Tuo Pariangan serta relawan yang sudah mengabdi menjalankan kegiatan literasi.

Tim dari Jakarta tersebut menyampaikan beberapa hal penting untuk kemajuan TBM Nagari Tuo Pariangan. Yaitu bagaimana menata sebuah TBM yang menarik dan nyaman agar semua masyarakat bisa mengunjunginya.

Mereka juga menyarankan agar pengelola TBM bisa berkreasi dan berinovasi lagi. Sehingga program Literasi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat bisa lebih sampai kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan yang dibiayai oleh Kemendikbud RI melalui Direktorat Bindiktara ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Dan atas nama masyarakat Pariangan, April Khatib Sidi mengucapkan terimakasih banyak kepada Kemendikbud RI atas upaya kegiatan KL ini.  “Semoga pada tahun 2019 ada lagi kegiatan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat Pariangan,” tambah Wali Nagari.

Tim Monev juga dibawa menikmati keindahan alam Pariangan yang sudah terkenal sebagai desa terindah di dunia dan menikmati kopi kawa daun serta kuiiner lokal di Puncak Mortir dan Puncak Tanjung Indah di jorong Guguak Pariangan.  Mereka terpesona dengan keindahan pemandangan alam Pariangan.

“ Sebagai Ketua Komunitas Nagari Tuo Pariangan, saya siap untuk bekerja semaksimal mungkin demi masyarakat Pariangan, demi masyarakat Tanah Datar,” pungkas Irwan Malin Basa menutup pembicaraan dengan media ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here