Para mantan Kades Mekargalih yang bersaing untuk jadi anggota BPD

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – nampaknya, kiwari jadi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mungkin tergolong menjanjikan. Karena adanya uang Siltap bulanan yang bersumber dari APBDes. Nominalnya diatur dalam Permendagri, Pergub dan Perbup. Kurang lebih sekitar 20 persen dari Siltap Kepala Desa. 

Maka dengan adanya itu, pemilihan BPD di setiap desa di Kabupaten Cianjur cukup diminati masyarakat. Hingga saat pelaksanaan penjaringannya banyak para tokoh, mantan Ketua BPD, para mantan kades, mantan Ketua Ormas ternama tingkat kabupaten, ikut mencalonkan menjadi anggota BPD. 

Seperti halnyadi Desa Mekargalih Kecamatan Ciaranjang Kabupaten Cianjur. Tiga orang mantan Kepala Desa (Kades) Mekargalih, yaitu Deni Supyandi, Ade Sulaeman dan Ahmad Susman S.Sos, ikut mencalonkan menjadi kandidat BPD dari Kadus 2 desa setempat.

Saat dilaksanakan pemilihan, Ahmad Susman berhasil memperoleh  22 suara. Deden Supyandi 15 suara dan Ade Sulaeman mendapatkan 14 suara. Berdasakan hasil pemilihan tersebut, maka yang berhak menjadi aggota BPD Mekargalih dari Kadus 2 adalah Ahmad Susman dan Deden Supyandi. Sedangkan wakil dari Kadus 1, Yadi dan Iyus dan dari Kadus 3, Asep Saepudin (Asdon) dan Asep Suleman (Ibuy).

Ketua Panitia Pemilihan BPD Mekargalih, O Mulyadi menjelaskan, pemilihan BPD Mekargalih dilaksanakan dengan cara perdusun. Tiap dusun diwakili 2 orang anggota BPD terpilih.

Selain itu, ia membenarkan pelaksanaan pemilihan anggota  BPD di dusun 2 cukup seru. Karena  tiga orang kandidat BPD seluruhnya berlatar belakang  mantan Kades Mekargalih.  seperti Ahmad Susman  yang meraih 22 Suara, Deni Supyandi 15 suara.

“ Namun secara keseluruhan, pelaksanaan pemilihan anggota BPD tersebut, terlaksana dengan tertib aman dan lancar, sedangkan untuk  memilih ketua dan pengurus lainnya, itu hak calon terpilih untuk menentukannya,” ucap O. Mulyadi. 

Sementara itu, salah seorang pengamat pembangunan Kabupaten Cianjur, Endang Kohar yang akrab disapa Eko mengatakan,  antusiasnya masyarakat dan para tokoh untuk menjadi anggota BPD di setiap desa yang ada di Kabupaten Cianjur, itu termotivasi adanya  dana yang digelontorkan pemerintah ke setiap desa.

“ Semoga saja seluruh pengurus dan anggota BPD di setiap desa yang ada di Kabupaten Cianjur mampu melaksanakan tugas sesuai tupoksinya,” ujar Eko.  

1 KOMENTAR

  1. Bagus atuh, biar pembangunan semakin terkontrol dengan baik, cuma mun niat ngudag kana insentif….haduh duka tah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here