Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Tiga kepala desa di Cianjur ditangkap aparat penegak hukum wilayah Cianjur. Dua diantaranya terjerat kasus korupsi Dana Desa (DD). Sedangkan yang seorang lagi, ditangkap lantaran diduga menyalahgunakan Narkoba.

Sebelumnya, aparat penegak hukum memang sudah berhasil meringkus dua mantan kepala desa dengan kasus menggasak anggaran DD sejak tahun lalu. Kali ini, yang berhasil diringkus APH adalah seorang kepala desa berinisial S terkait penyalah gunaan Narkotika.

” Berdasarkan informasi, S (31) ini adalah seorang kepala desa di Kecamatan Cikalongkulon, ia diringkus Satresnarkoba di salah satu rumah di Kampung Cilemat RT 03/03, pada Rabu (7/4/2021) sekira pukul 19.00 WIB. Dengan alasan lantaran diduga mengkonsumsi Narkotika jenis sabu-sabu,” kata Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Ali Jupri, Rabu (14/04/2021).

Selanjutnya, AKP Ali Jupri mengatakan,  tersangka yang merupakan kepala desa ini, ditangkap bersama dengan dua orang rekannya yang juga diduga melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Adapun barang bukti yang yang diamankan, diantaranya satu bungkus plastik bening berisi sabu seberat 0,28 gram, pipet kaca, handphone dan celana panjang.

“ Sabu yang gunakannya itu, dibeli secara patungan bersama kepala desa berinisial S ini. Dengan barang bukti sabu seberat 0,28 gram,” kata Ali, kepada wartawan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini para tersangka dijerat dengan pasal 132 (1) Jo pasal 114 (1) atau pasal 112 (1) Undang-undang RI No 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here