Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk melihat keberhasilan Kang Dudi Sudrajat Abdurachim, bisa dilihat dari tiga indikator. Indikator tersebut telah diberikan secara langsung dan gamblang oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pertama Kang Dudi Sudrajat, diberi tugas untuk menjaga kondusifitas sosial politik di Cianjur selama masa kampanye berlangsung.

Kedua harus bisa berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu, untuk menguatkan aturan tentang Protokol Kesehatan selama kampanye Pilkada berlangsung. Sehingga tidak menghasilkan klaster baru penyebaran Covid-19.

Ketiga harus bisa menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Cianjur selama masa kampanye berlangsung. Sehingga tidak terjadi keberpihakan dan pemanfaatan mereka untuk kepentingan salah satu pasangan calon kepala daerah.

” Sebagai Pjs. Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurachim ini merupakan Asisten Administrasi Setda Jabar, yang mulai ditugaskan dari tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020,” papar Kang Enen dalam obrolan santai dengan awak media, Minggu (18/10).

Menurut Kang Enen, jika dilihat dari pemberitaan media dan situasi di lapangan saat ini, kondisi sosial politik masyarakat Cianjur selama Pilkada cukup terkendali dan kondusif. Selain itu, Protokol Kesehatan selama masa kampanye pun terlihat berjalan dengan baik dan bisa dipatuhi. Sehingga tidak terdengar adanya klaster baru.

” Sampai saat ini belum ada berita soal ASN yang berpolitik serta menunjukan keberpihakan terhadap salah satu calon yang ditunjukan secara terang-terangan,” tuturnya.

Terakhir, kata Enen, kalau melihat dari tiga indikator tersebut, bisa dikatakan sejauh ini Dudi Sudrajat Abdurachim, berhasil menjalankan tugasnya selaku Pjs. Cianjur sesuai amanat yang diberikan oleh Ridwan Kamil.

” Saya selaku masyarakat Cianjur berharap, kinerja Kang Dudi yang sudah baik ini bisa tetap dipertahankan dan terjaga sampai akhir masa tugasnya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here