Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto M.Si didampingi Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, S.IK,MH saat menggelar Konpers di Mako Polres Cianjur

Laporan : Yatiman

Cianjur, metropuncaknews.com – Bertempat di Aula Wirapratama Polres Cianjur, dilaksanakan Konferensi Pers, Minggu (13/05) jam 14.00 WIB,  Konpers tersebut disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto M.Si didampingi Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, S.IK,MH tentang penangkapan kelompok yang diduga teroris di Terminal Pasir Hayam/Jebrod Jln Perintis Kemerdekaan Kec. Cilaku oleh Densus 88 Mabes Polri.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Jabar mengatakan, petugas Densus 88 telah melakukan tindakan preventif. Yakni berupa tindakan tegas, terukur  sesuai bobot ancaman, yang dilakukan Densus 88 Mabes Polri yang memang sudah dimonitor akan melakukan aksi di Mako-Mako atau kantor polisi yg dikatakan mereka Toghut.  Kemudian terjadi perlawanan. Tepatnya di Terminal Pasir Hayam Kec Cilaku Kabupaten Cianjur. Sehingga tindakan tegas dilakukan  pada Minggu dini hari sekitar 01.30 s/d  04.00 WIB dan mengakibatkan ke empat terduga teroris meninggal dunia. Yaitu atas nama BN, DCN, AR dan HS

Dari para terduga teroris di dapat barang bukti yang diamankan  sebagai berikuy, Kendaraan R4 merk Honda Brio Warna Abu Abu No Pol F 1416 UZ,KTP an: BN, SIM an:BN, Kartu pelajar an:BN, Value Card, Kartu Multi trip,1 buah HP, KTP an DCN, SIM an: DCN, Kartu JKN an: DCN, Kartu Identitas Sidik Jari DCN, KTP an: AR, SIM C an: AR, 2 buah senpi jenis Revolver, peluru 8buah ,1 Buah tulisan kertas putih, Casan HP, KTP an: HS, Kartu E-tol FLAZZ, Kartu Telkomsel 2 buah, gunting kuku dan ikat rambut warna merah.

Lebih lanjut Kapolda mengatakan, dari hasil olah TKP dikembangkan ke Kabupaten Sukabumi dan diamankan MG dan tadi pagi ke empat jenazah serta satu terduga teroris MG sudah dibawa ke Jakarta untuk pengembangan lebih lanjut.

” Pada dasarnya Konperensi Pers ini membenarkan terjadinya tindakan tegas terukur sesuai bobot ancaman yang dilakukan Densus 88 Mabes Polri, sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran berita” tutup Kapolda Jabar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here