Kapolsek Naringgul AKP Warsono

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Masyarakat di Kecamatan Naringgul dan sekitarnya digegerkan dengan adanya suara dentuman yang belum diketahui sumbernya. Karuan saja, hal tersebut membuat masyarakat ketakutan dan panik. Terlebih beberapa hari kemarin terjadi tsunami di Selat Sunda Kelautan Indonesia.

Febriani (26) warga Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan mengatakan, saat lagi ngumpul sama keluarga, dikagetkan dengan mendengar suara dentuman yang sangat keras tadi malam.

” Suara Dentuman itu sangat keras sekali seperti suara  ‘Bom’  bunyinya ‘Dum’, bahkan jendela kaca rumah pun bergetar dan kami pun sangat ketakutan,” kata Febri saat ditanya awak media, Selasa (25/12) di rumahnya.

Ketika awak media berada kantor Kapolsek Naringgul, sekira pukul 21.15 WIB dan pukul 21.57  WIB, kembali terdengar suara dentuman yang sangat menggelegar, seperti suara ‘Bom’ di wilayah Naringgul.

Saat diwawancarai awak media, Kapolsek Naringgul AKP Warsono,S.IP, mengatakan, adanya suara dentuman mirip suara meriam, yang terdengar oleh masyarakat disekitar Kecamatan Naringgul dan Cidaun, ini masih  misterius. Maka dari itu, kami mengimbau pada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.

” Kami jajaran Polsek Naringgul, terus berkoordinasi dengan Polsek Cidaun serta Polsek lainnya, mencari informasi dan memastikan sumber adanya suara dentuman yang sangat keras itu. Dan kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada sebab cuaca akhir-akhir ini sangat buruk,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, Warsono beserta jajarannya, tidak  tinggal  diam. Siangnya   bersama Kanit  Reskrim, telah melakukan pengecekan ke  perbatasan Bandung-Naringgul, lebih tepatnya ke kawasan Gunung Sumul, Ranca Bali Kabupaten Bandung.

Menurut informasi adanya suara dentuman itu, berasal dari tempat  latihan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angakatan Darat.

Setelah dicek ke lokasi ternyata benar ada bekas latihan TNI yang sudah selesai, dan sudah tidak ada di tempat.

Namun setelah ditanyakan kepada Asep masyarakat setempat, latihan TNI sudah selesai semenjak hari Sabtu-Minggu (22-23/12), lalu.

” Dipastikan suara dentuman tersebut, bukan dari tempat latihan TNI di Gunung Sumul kemarin,” kata dia.

Karena itu, Warsono mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tidak panik dan resah dengan adanya suara dentuman itu. Karena dentumannya masih misterius belum  jelas darimana titik awalnya. Kendati demikian, Warsono menegaskan, pihak kepolisian akan berusaha mencari sumber dentuman itu.

“ Masyarakat harus tetap waspada mengingat akhiri-akhir ini, cuaca di wilayah Naringgul dan sekitarnya berintensitas hujan cukup tinggi,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here