Dinding tebing hijau di tanjakan Mala Naringgul Cianjur Selatan Jawa Barat,, menarik perhatian para pengguna jalan

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Dinding tebing tanjakan Mala di Naringgul Cianjur Selatan Jawa Barat, yang dibungkus dengan warna hijau hingga mirip hamparan rumput dengan ketinggian 100 meter. Karuan saja, hal tersebut sangat menarik minat para pengguna jalan untuk mengabadikannya.

Karena itu, kini di area dinding tebing hijau itu, menjadi tempat peristirahatan para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut. Apalagi selama libur panjang Idul Fitri 1440 H, sepanjang jalan itu terpantau ramai. Banyak pengguna jalan yang beristirahat sembari menikmati pemandangan disekitarnya. Selain beristirahat mereka juga tidak melewatkan moment itu dengan berswafoto di lokasi tersebut.

Seorang penguna jalan asal Kabupaten Karawang Ahmad Ginanjar (36) saat ditemui di lokasi tersebut, Jum’at (14/6) mengatakan, lokasinya sangat asik dan indah untuk dijadikan swafoto. Karena itu sayang kalau dilewatkan.

” Saya baru lewat sini. Dan panorama alamnya gak kalah menarik dengan kota-kota lain yang pernah saya datangi,” kata Ginanjar.

Ginanjar juga menuturkan, apa yang dilihatnya itu unik. Menurutnya itu merupakan inovasi yang bagus sehingga pengguna jalan tidak khawatir lagi melihat tebing yang menjulang tinggi.

” Ya, dari kejauhan awalnya saya pikir itu hamparan rumput yang tumbuh di dinding tebing. Setelah sampai di lokasi ternyata hamparan karpet berwarna hijau yang membungkus dinding tebing. Mungkin akan lebih indah lagi kalau ditambahkan penerangan jalan umum (PJU),” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan pengguna jalan asal Cileunyi Kabupaten Bandung. Indra (31). Dia mengatakan, dinding tebing ditanjakan Mala itu sangat unik dan indah.

” Karena penasaran melihat tebing ini di medsos, sepulang berlibur ke pantai Jayanti bersama keluarga. Jadi kami mampir dulu disini melihat lebih dekat dan tidak melewatkan moment bahagia ini dengan berpoto-potolah buat kenangan,” kata Indra.

Lanjut Indra, mungkin pemerintah pusat maupun daerah harus lebih melirik lagi potensi-potensi wisata yang ada di daerah.

” Sekedar saran saja, seumpama diberi penerangan jalan umum (PJU), mungkin akan lebih keren lagi. Jadi tolonglah pak, membangun itu harus sampai tuntas, jangan setengah-setengah,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here