Acara Tasyakur Binikmah dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di aula Desa Nagrak

Liputan : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Diusianya yang sudah menginjak 100 tahun (1 Abad), Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, Cianjur. Nampak memiliki banyak perubahan. Selain berprestasi dalam sektor pembangunan, desa ini merupakan salahsatu desa tertua di Cianjur.

Sebagai ungkapan rasa syukurnya, Pemerintah Desa Nagrak, menggelar sholawat dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440. H. Acara tersebut digelar di aula desa, dengan penceramah Ustadz Dadan, Jum’at (28/12).

Ditemui seusai kegiatan, Dadan Buldan Kepala Desa Nagrak, mengatakan, majunya sebuah desa, kembali pada bagaimana seorang kepala desa menggunakan kebijakannya.

” Bisa berdiri sampai usia 100 tahun (1 Abad) ini, tidak terlepas dari peran para kepala desa, dengan masing-masing karakter dan kebijakannya, kendati demikian semua pasti memiliki visi misi yang sama, yaitu membangun dan mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Perlu diketahui, sebelumnya cikal bakal Desa Nagrak ini, terdiri dari tiga desa. Yaitu Desa Pasirhayam, Karangtengah dan Sudi (Nagrak), yang kemudian pada masa kepemimpinan Raden Wira Sukardi, dengan usaha kerasnya, ia mulai menyatukan tiga desa tersebut menjadi satu. Maka jadilah Desa Nagrak hingga sekarang.

Selain itu, pada masa kepemimpinan Raden Wira Sukardi, Desa Nagrak ini memiliki banyak lumbung padi. Namun seiring berjalannya waktu lumbung padi tersebut diubahnya menjadi tanah carik desa dan hingga sekarang masih menjadi aset desa.

Berbicara mengenai lumbung padi, awak media, mempertanyakan adakah keterkaitan dengan program ‘tatanen’ yang saat ini berjalan di Desa Nagrak.

” Sejak dulu Desa Nagrak ini, memang dikenal dengan lumbung padinya, karena memiliki wilayah pertanian yang luas. Nah, berbicara soal ‘tatanen’, kebetulan kan  Bupati Cianjur (IRM/red) memprogramkan ‘tatanen’ jadi rasa-rasanya, inilah waktu yang tepat untuk kembali mengulang apa yang pernah mengangkat nama baik Desa Nagrak dengan hasil pertaniannya,” jawab Dadan.

Menyikapi hal tersebut, maka sangatlah wajar jika Desa Nagrak Kecamatan Cianjur ini, dijadikan salah satu desa percontohan dalam perkembangannya. Baik di segi pembangunan wilayah, pertanian maupun peningkatan perekonomian masyarakat.

Disisi lain ungkapan rasa syukur pun disampaikan Camat Cianjur, yang kebetulan hadir pada acara ‘tasyakur bi’nikmat milangkala ke 100 Desa Nagrak.

Dalam sambutannya ia mengatakan, dalam situasi sekarang ini, di pertengahan bulan Desember ini, Kabupaten Cianjur mengalami cobaan yang sangat keras. Yaitu, Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar sedang menghadapi masalah hukum dan kini berada dalam status tersangka. Hal tersebut tentunya berdampak pada jalannya roda pemerintahan termasuk para kepala desa. “ Namun hal tersebut jangan sampai menjadi alasan, tetapi semua harus tetap solid dan berperan aktif dalam melayani masyarakat,” ucapnya.

Lanjutnya, salah satu program yang melibatkan masyarakat adalah program Jum’at bersih. “ Didalamnya ada antara pihak pemerintah dengan masyarakat yang bisa beinteraksi langsung dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here