Laporan : Sam Apip

Cianjur metropuncaknews.com – Puluhan massa beserta 4 orang Calon Kades Nerglasari, Kecamatan Bojongpicung, datangi sekretariat panitia Pilkades, Rabu (25/02) sekira pukul 13.00 WIB. Pasalnya warga menduga, pelaksanaan Pilkades Neglasari banyak kecurangan. Terutama pihak BPD dan panitia ikut mendukung salah seorang Calon Kades.

Calon Kades Nerglasari No. 1 Deni Suarna menjelaskan, pihaknya mengaku mendatangi panitia Pilkades. Utamanya ingin minta keadilan. Karena pihak oknum BPD dan oknum panitia diduga tidak netral. Manurut Deni, banyak bukti pihak oknum BPD dan oknum panitia memihak pada salah seorang Calon Kades.

Deni menegaskan, pihak panitia jangan berlaga pilon. Berpura pura tidak tahu padahal permasalahan tersebut telah diketahui banyak pihak. Bahkan diduga kuat, merekalah yang melakukan keberpihakan pada salah seorang calon. Karena itu, Deni meminta Pilkades Neglasari untuk diulang.  

Sementara itu, Calon Kades Neglasari No 2, Dadang Supendi menambahkan, pelaksanaan Pilkades tersebut dibiayai dari pemerintah.  Namun untuk mobilisasi kendaraan pengangkut massa pencoblos, seluruh kendaraannya digunakan hanya mengangkut massa salah seorang calon Kades. Bahkan sopirnya mengarahkan untuk mencoblos Calon Kades tertentu. Hingga Calon Kades tersebut mampu mendapatkan suara terbanyak.

Selain itu, oknum anggota BPD ikut mengarahkan massa pemilih untuk mencoblos salah seorang Calon Kades Neglasari. Semua data dan buktinya pelanggaran sudah ada dan lengkap. Berupa pengakuan warga dan barang bukti lainnya. “ Seluruh pengaduan secara tertulis sudah diserahkan pada panitia dan kami tinggal menunggu putusan panitia,” ujarnya.  

Dadang juga mengatakan, seandainya putusan panitia dirasakan tidak adil. Maka pihaknya akan terus menggugat pelaksanaan Pilkades Neglasari, supaya diulang.

Dilain pihak Ketua Panitia Pilkades Neglasari H. Endas Wahidin mengatakan, dengan adanya pengaduan ketidak puasa para calon Kades, itu merupakan hak mereka. Karena semua  sudah diatur dalam aturan yang berlaku dan seluruh berkas aduan telah diterimanya.

Namun hal itu akan dikaji terlebih dahulu bersama BPD selama tiga hari. Setelah selesai seluruh berkas pengadun lengkap dengan barang buktinya, maka akan diserahkan pada pihak Kecamatan Bojongpicung. “ Karena pihak kecamatan yang memutuskannya,” jelas Endas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here