Ilustrasi

Laporan : Shandi/R Dhany 

Cianjur, metropuncaknews.com – Tembok Penahan Tanah (TPT) sungai Cisarua penghubung antara Kampung Cageundang dan Kampung Warungkiara, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, ambruk dihantam aliran sungai saat hujan deras sekira pukul 14.30 WIB, Minggu (11/11), kemarin.

Endi (38) salah seorang warga setempat membenarkan, sejumlah TPT di bantaran sungai sudah habis terkikis hingga ambruk habis dihantam air pasang. Apalagi bila hujan deras di Kecamatan Cipanas, pasti turunnya ke sini dan selalu terkena dan semakin rawan ambruk.

” Artinya, perlu adanya pemantauan langsung dari pemerintah melalui dinas terkait. Karena sudah terlalu lama sungai Cisarua sama sekali minim akan TPT, mayoritas semuanya beralaskan tanah yang sudah gembur,” kata Endi, Senin (12/11).

Pasangnya Sungai Cisarua akibat intensitas hujan yang mengguyur Cianjur. Namun tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Hanya saja kerugian material karena TPT banyak ambruk dan beberapa rumah warga kebanjiran.

Sementara, Dang Hendra (40) warga lainnya memaparkan, kalau hujan deras dari hulu sungai Cisarua pasti pasang. Namun tidak tahu persis awal pasangnya jam berapa, jelas sudah besar hampir meluap naik ke jembatan.

” Perlu adanya pembenahan melalui pembangunan infrastruktur Tembok Penahan Tanah (TPT), biar kuat dan kokoh kalau diterjang air sungai. Masih beruntung saat ini air tidak terlalu pasang dan naik, coba kalau naik kepemilikan, bisa mengancam keselamatan warga dan kerugian material,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here