Laporan : Sandi/AC

Cianjur metropuncaknews.com – Keluarga (Alm) Mama Soheh di Kampung Haurseah Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur menegaskan, tahun ini tidak ada haol. Karena dikhawatirkan terjadi kerumunan.  

Perwakilan keluarga Mama Soheh, Esep Muhamad Zaini mengatakan, pihaknya sudah berembuk dengan keluarga besar dan sepakat untuk meniadakan haol yang bisa menimbulkan kerumunan besar.

” Karena keturunan dan murid Mama Soheh mencapai lima ribu Zuriah, jika dengan jemaah dan warga bisa mencapai 50 ribu jemaah,” ujar Esep di Mapolsek Warungkondang, Jumat (05/03/2021).

Ia mengatakan, sebenarnya persiapan untuk tahun ini dari jauh hari sudah dilakukan. Namun pihak keluarga tak ingin membebani pemerintah yang saat ini sedang gencar memerangi covid-19. Jadi pihak keluarga umumkan tak ada haol tahun ini.

” Begitu juga dengan pendirian lapak dan pengkondisian parkir seperti yang sudah terjadi beberapa hari ini, hal itu di luar dari tanggung jawab panitia,” katanya.

Asep memaklumi jika jemaah sangat antusias melakukan persiapan. Namun di sisi lain pandemi masih tetap berlangsung dan di Jawa Barat sudah ditemukan varian virus baru yakni virus B117.

” Maka dengan berat hati, kami terpaksa membatalkan haol tahun ini, kami menghargai antusias jemaah yang selalu ingin mengadakan haol,” ujarnya.

Pekan depan, agenda haol hanya akan dilakukan dengan para Juriah Mama Soheh yang berkumpul dan hanya perwakilan di Masjid Al Kubro saja.

” Warga tak dilarang ziarah, asalkan tak berkerumun dan waktunya tidak bersamaan bisa memilih di hari yang berbeda,” ucap Esep.

Ia mengatakan, jika ada warga yang berbondong-bondong itu diluar kewenangan keluarga dan pihak keluarga menyerahkan kepada pihak berwenang.

” Bukan di lokasi makam yang kami khawatirkan, tapi di ring dua area parkir lainnya yang biasa berkerumun,” bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Warungkondang Kompol Surachman, sangat menghargai pihak keluarga yang membatalkan haol tahun ini. Pernyataan dari perwakilan keluarga menjadi pegangan Forkopimcam dan langkah selanjutnya Forkopimcam akan mengambil tindakan jika ada kerumunan nanti.

” Kami juga mengapresiasi Forkopimcam yang telah menempatkan Satpol PP di lokasi yang sempat dibuka lapak untuk berjualan, namun kini sudah rapi kembali,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here