Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Pada tahun 2018 total Keluarga Penerima Manfaat (KPM), baru menerima sekitar  Rp 1.766.000,- (satu juta tujuh ratrus enam pulun enam ribu) per keluarga.

Di tahun 2019, kemungkinan besar akan ada perubahan skema bantuan PKH. Saat ini saja sedang sibuk membahas kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS), Jumat (25/1).

Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Cianjur, Erfin Widya Pranata mengatakan, saat ini pendamping tengah disibukkan dengan kegiatan P2K2 atau FDS. Kegiatan ini adalah pertemuan kelompok PKH di dalamnya disertai pemberian materi pembelajaran yang dikemas secara menarik. Yaitu berupa pemutaran film, permainan, role play dengan menggunakan banner dan flip chart. 

” Kami berharap adanya kegiatan ini pengetahuan, wawasan dan pola pikir masyarakat penerima bantuan PKH akan semakin terbuka. Selain itu tujuan dari program ini yaitu memutus mata rantai kemiskinan,  dapat tercapai secara maksimal,” katanya, Sabtu (26/1).

Selanjutnya Erfin mengatakan, terdapat lima modul yang akan disampaikan secara bertahap kepada KPM. Masing-masing modul dibagi menjadi beberapa sesi.  Diantaranya modul pengasuhan dan pendidikan anak, pengaturan keuangan dan perencanaan usaha, kesehatan dan gizi, perlindungan anak serta kesejahteraan sosial lansia dan disabilitas.

Sementara, salah satu pendamping PKH Kecamatan Cianjur, M Iqbal mengatakan, rata-rata bantuan itu flat. Artinya semua sama, mau komponennya banyak atau cuma satu bantuannya segitu. Itu konteknya per pembahasan tahun 2018 ya. Kalau tahun 2019, jumlah dan skemanya berubah. ” Nah, saat ini masih dipelajari, khawatir gagal paham,” jelas Iqbal pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here