Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com –  Beberapa waktu yang lalu, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung Cianjur, melaporkan ulah nakal Supplier ke pihak kecamatan. Pasalnya, beras yang diterima buruk dan bau apek. Atas laporan KPM tersebut, Tim Koordinasi (Tikor) Kecamatan Bojongpicung melakukan koordinasi dengan bebera orang KPM, Supplier dan pihak aktivis. Koordinasi tersebut dilaksanakan di Polsek Bojongpicung, Senin (9/3) sekira pukul 14.00 WIB.

Koordinasi tersebut menyimpulkan, pihak Supplier PT. Keramat Desa Peuteuy Condong Kecamatan Cibeber, siap mengganti beras yang dianggap kualitasnya kurang baik  diganti dengan beras kualitas premium.

Kapolsek Bojongpicung AKP Acanana menjelaskan, pihaknya pada pertemuan itu hanya sebagai fasilitator dari kedua belah. Yakni antara supplier dan dari pihak KPM yang komplen terhadap kualitas beras yang dijual di salah satu E_Warung Desa Nerglasari Kecamatan Bojongpicung.  

Pada pertemuan tersebut, pihak supplier membandingkan beras yang dinilai warga buruk dan bau apek dengan beras dari E_Warung lain yang supplier warga setempat.

Setelah dibandingkan ternyata kualitas beras yang dikomplenkan kualitasnya sedikit agak berbeda. Tapi keduanya sama masih tergolong premium. Karena beras premium itu ada beberapa tahapan.

” Beras premium itu ada beberapa tahapan, mungkin warga kurang paham terang beras premium,” ucap Acanana, menirukan ucapan supplier.

Dia menambahkan, dengan adanya itu pihak supplier siap mengganti beras yang dikomplenkan KPM. Untuk pendistribusian beras kedepannya kualitasnya akan disamakan dengan yang dikirim pihak suplayer yang mengirim pada desa lainnya yang dijadikan pembanding.

Selanjutnya, pihaknya mengharapkan kepada seluruh KPM bila ada masalah dengan kualitas beras dan bahan makanan lainnya langsung saja pada pihak Tikor Kecamatan. “ Yakni Camat, Kapolsek dan Koramil atau langsung pada supplier,” tambah dia.

Sementara itu, Camat Bojongpicung Ejen Jenal Mutakin menambahkan, permasalahan beras yang dikomplenkan KPM itu sudah selesai dikoordinasikan. Pada dasarnya beras itu layak konsumsi dan pihak suplayer kedepannya akan memperbaiknya dengan beras lebih bagus dari yang sekarang.

Selain itu, pihaknya mengimbau pada masyarakat KPM bila adanya kualitas beras dan barang lainnya dianggap kurang bagus maka jangan mengadu ke mana mana. “ Lebih baik mengadu pada Tikor Kecamatan dan itu pasti disikapi dengan baik,” kata Ejen Jenal Mutakin.

Dilain pihak, salah seorang perwakilan dari KPM Desa Neglasari, Gugun Gunawan menjelaskan, pihaknya mengadukan kualitas beras itu, bukan artian tidak mendasar. Tapi punya data dan dasar yang kuat.

Karena itu, pihaknya akan tetap meminta pihak Supplier untuk  mengacu pada aturan yang berlaku. “ Yakni pada Permen Sosial RI No. 20 tahun 2019,” ucap Gugun pada awak media.

Sementara salah seorang pemerhati yang juga warga Bojongpicung Erwin mengatakan, sekali pun pihak supplier siap mengganti beras dengan yang lebih baik, idealnya pihak Tikor Kecamatan memberi sanksi pada pihak supplier. Maksudnya agar ada efek jera.

“ Jangan hanya diganti masalah sudah dianggap selesai, tidak akan ada efek jera kalau begitu, Camat harus bertindak tegas, kalau perlu ganti suppliernya,” ujar Erwin.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here