Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Warsono alias Kang Odon (39) warga Kampung Lingkungsari Desa Pasawahan, Takokak, Cianjur, Jawa Barat, adalah salah seorang dari sekian banyak guru honorer yang mengabdikan diri menjadi seorang guru. Sekurangnya sudah 16 tahun ia mendidik dan mengajar generasi masa yang akan datang.

Diketahui, Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.PAI) ini, mengajar di dua sekolah. Yaitu di salah satu SMA swasta dan SMP Negeri yang berada di wilayah Kecamatan Takokak, Cianjur Selatan.

Sebagai salah satu tokoh dan praktisi dunia pendidikan di Kecamatan Takokak. Ia pun mengungkapkan perasaan yang sama seperti guru honorer lainnya, Jum’at (30/10),

Kang Odon menuturkan, soal materi yang dapatkannya memang tidak begitu besar selama menjadi guru honorer. Tapi memang ada kepuasan tersendiri, manakala anak didiknya dari hasil kegiatan menjadi guru honorer, berhasil meraih ijazah dan mampu berkarya dilingkungan masyarakat.

” Kalau soal gaji ya mau gimana lagi, sudah segitu adanya yang penting kan halal dan penuh berkah,” kata Kang Odon panggilan akrabnya.

Di Cianjur Selatan ini lanjut kang Odon, khususnya di Takokak mengalami kekurangan guru PNS yang berkualitas. Sehingga berakibat banyak diantara mereka yang tidak kerasan tinggal disana dan berujung pindah ke kota.

” Ya harus gimana lagi, di Cianjur Selatan memang banyak kekurangan guru PNS. Makanya, sebagai guru honorer seperti kami harus berani maju terus,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pantauan dilapangan, memang benar di Cianjur Selatan terutama daerah Takokak mengalami kekurangan guru PNS yang berkualitas. Dampaknya dunia pendidikan di daerah selatan kekurangan tenaga pengajar.

” Nah, Jadi guru-guru honorerlah yang seolah menjadi penyelamat dunia pendidikan di tempat terpencil dan mengalami banyak keterbatasan akses tersebut,” cetusnya.

Sementara ketika ditanya harapan, mewakili para guru honorer lainnya, Kang Odon pun menjawabnya dengan gamblang. Yakni,  mereka juga sama menginginkan kesejahteraan. ” Saya berharap agar kesejahteraan para guru honorer diperhatikan, terutama yang berada di daerah terpencil. Karena pada kenyataannya dan sudah menjadi rahasia umum, beban kerja dan tanggung jawab guru honorer kadang lebih besar daripada guru PNS,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here