SMPN 1 Gekbrong bentuk Paguyuban Orang Tua Murid

Laporan : cece

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebagai media unuk ajang bertukar pikiran sekaligus kontribusi dalam mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah, orang tua di setiap kelas perlu membentuk sebuah wadah atau paguyuban. Demikian dikatakan Ketua Paguyuban Unang Suherman (40). Menurut dia, wadah dalam bentuk paguyuban tersebut bisa dibentuk di luar komite sekolah yang sudah ada.

“ Kalau komite kan cakupannya lebih luas dan bentuknya formal, sedangkan paguyuban dapat dibentuk di masing-masing kelas dan non formal,” katanya dalam pembentukan kelompok kerja (Pokja) program pendidikan keluarga (Dikkel) di sekolah ini, Selasa (2/10).

Dia melanjutkan, langkah pertama dalam membentuk paguyuban orang tua yang diterapkan di SMPN1 Gekbong adalah,  orang tua dapat saling berkomunikasi dengan wali kelas atau bahkan kepala sekolah, serta sesama orang tua. “ Mereka dapat memberikan informasi terkait kegiatan belajar mengajar anak-anak,” jelasnya.

Keberadaan paguyuban dapat pula dimanfaatkan untuk memberikan informasi sekaligus masukan kepada orang tua terkait perkembangan anaknya di sekolah. “ Bila ada siswa yang mengalami persoalan dengan belajar, maka paguyuban ini dapat dijadikan sebagai media menjalin komunikasi,” terangnya.

Sementara itu, wali kelas VIII B Lilis Sulistyaningsih mengatakan, dalam program pendidikan keluarga, keberadaan keluarga memiliki fungsi yang penting. Yakni mengantarkan anak meraih kesuksesan. Selain itu lingkungan juga sangat berpengaruh pada perkembangan anak.
“ Pada dasarnya setiap anak itu baik, namun lantaran pengaruh lingkungan yang tidak baik, dapat berakibat yang tidak baik pula pada anak. Nah disini orang tua harus memonitor pergaulan anak,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here