Laporan : Has

Cianjur, metropuncaknews.com – Pandemi Covid 19, berdampak pada kehidupan manusia. Termasuk para guru dan tenaga kependidikan. Khususnya mereka yang masih bernaung di yayasan atau tepatnya yang belum memiliki status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap para guru dan tenaga kependidikan, terutama yang bernaung di Yayasan Nurul Islam Affandiyah Cianjur dan mengajar di SMK Nurul Islam Cianjur atau yang dikenal dengan sebutan SMK Nuris, pihak sekolah memberikan bantuan pada para guru dan tenaga kependidikan serta masyarakat sekitar. Ada pun bantuan yang berikan berupa beras 25 Kg, Gula Pasir 1 Kg, Minyak Goreng 2 Liter dan Mie Instan sebanyak 10 bungkus.

Pemberian bantuan tersebut dilakukan di halaman belakang SMK Nurul Islam di Jl Raya Bandung KM 9 Cianjur, Kamis (9/4). Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala SMK Nurul Islam Drs. H. Aceng Sirojudin, Kapolsek Sukaluyu AKP Bambang, Dewan Penasehat PWI Cianjur yang juga Pemimpin Redaksi metropuncaknews.com Hadiat Stya Laksana, SE, Bhabinkamtibmas, Babinsa Selajambe Kecamatan Sukaluyu dan sejumlah tamu undang serta puluhan warga sekitar.

Pemberian bantuan, diberikan secara simbolis oleh H. Aceng Sirojudin, Kapolsek Sukaluyu dan perwakilan dari PWI Kab. Cianjur.

Pada kesempatan tersebut, Aceng Sirojuding mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai wujud nyata kepedulian pihak sekolah pada para guru dan tenaga kependidikan serta masyarakat sekitar. Karena dengan adanya pandemi Covid 19, berdampak pada kehidupan para guru dan tenaga kependidikan serta masyarakat luas.

“ Karena itulah kami memberikan bantuan pada mereka dengan harapan semoga bantuan yang tak seberapa ini dapat membantu meringankan beban para guru, tenaga kependidikan dan juga masyarakat sekitar sekolah,” ujar Aceng Sirodjudin.

Sementara Kapolsek Sukaluyu AKP Bambang mengatakan, apa yang dilakukan pihak sekolah ini merupakan hal yang sangat positif dan sebagai wujud nyata kepedulian sekolah terhadap para guru dan warga sekitar yang terdampak Covid 19.

“ Semoga apa yang telah dilakukan Pa Haji Aceng ini dapat membantu meringkan beban mereka dan semoga mendapat balasan dari Allh SWT dengan pahala yang berlimpah,” kata Bambang.

Selanjutnya Bambang menegaskan, mencegah penyebaran virus Corona/Covid 19 apalagi sampai memutus penyebarannya, tak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Tapi harus didukung oleh semua pihak, termasuk masyarakat itu sendirinya.

Caranya, lanjut Bambang, dengan mentaati dan mengikuti anjuran pemerintah. Yaitu, jangan keluar rumah, kecuali ada urusan yang sangat penting.  Melaksanakan pola hidup sehat, selalu memelihara kebersihan, cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir, memakai masker, istirahat dan tidur yang cukup.

Selain itu juga selalu menjaga jarak antar warga jika bertemu, dan selalu berdo’a agar Cianjur terhindar dari virus Corona (Covid-19) dan senantiasa ada dalam perlindungan Allah SWT.

Bambang juga mengingatkan, jika ada sanak saudara yang datang dari luar kota, terutama yang datang dari daerah yang sudah dinyatakan sebagai zona merah, harap segera lapor pada pihak RT/RW, desa atau Puskesmas setempat.

Hal itu perlu dilakukan untuk memudahkan pemantauannya dan demi mencegah penyebaran virus Corona/Covid 19. “ Cianjur sampai saat ini masih dinyatakan sebagai zona hijau, karena itu marilah jaga agar Cianjur terbebas dari Covid 19.” pungkasnya.   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here