Sosialisasi Smater di Desa Mekargalih Kec. Ciranjang Cianjur

Laporan : Sam AS
Cianjur, metropuncaknews.com – Minat belajar siswa untuk meneruskan pendidikan ke jenjang pendidikan tingkat SMA di Provinsi Jawa Barat, mendapat rangking terendah di Indonesia. Yaitu diatas Provinsi Papua.
Karena itu, kini Pemerintahan Provinsi Jawa Barat tengah gencar mengejar ketertinggalan hal tersebut. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa untuk meneruskan sampai ke tingkat SMA. Tidak hanya itu saja program SMA Terbuka (Smater), terus digalakan hingga di tingkat perdesaan.
Seperti halnya, lembaga Pendidikan Layanan Khusus (PLK) Provinsi Jawa, Senin (09/04), melaksanakan sosialisasi Smater di Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Desa Mekargalih. Acara itu dihadiri Pjs Kepala Desa Mekargalih, BPD, Babinkantibmas, aparatur desa dan beberapa orang Ketua RW dan RT yang ada Desa Mekargalih.
Salah seorang koordinator PLK Provinsi Jawa Barat, H. Ujang Rahmat mengatakan, dilaksanakannya sosialisasi Smater atau pendidikan Sekolah Jarak Jauh (SJJ), itu merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya minat belajar siswa ke jenjang pendidikan SMA. Karena hal itu merupakan program pendidikan Provinsi Jawa Barat yang sekarang sedang digalakan.
Program tersebut digalakan, karena sebelumnya minat belajar siswa di Provinsi Jawa Barat untuk meneruskan sekolah ke tingkat SMA bisa dikatakan masih rendah. Hingga mendapat rangking terendah, setingkat diatas Provinsi Papua.
Karena itu, pihaknya mengajak Pemerintahan Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, untuk mensosialisasikan program Smater dan sekaligus membentuk Tempat Kelompok Belajar (TKB). Minimal jumlah siswanya 10 orang dan tenaga pengajarnya dikirim dari Bandung dan Cianjur. Maksimal jumlah siswanya tidak terbatas dan program Smater tidak dipungut biaya seperakpun.
” Bagi yang minat belajar menjadi siswa Smater tidak dipungut biaya serupiah pun alias gratis,” ucap Ujang Rahmat.
Sementara itu, Plt Kepala Desa Mekargalih Tatin Supriatin mengatakan, dengan adanya sosialisasi Smater dari Koordinaor PLK Provinsi Jawa Barat, pihaknya sangat bersyukur. Karena hal itu merupakan suatu kepedulian pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap masyarakat Desa Mekargalih.
Kemudian, pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak BPD, LPM, MUI, para ketua RT/RW Desa Mekargalih dan dikoordinasikan pula dengan Muspika Ciranjang.
” Bila hasil sosialisasi nanti banyak siswa keluaran SMP tidak meneruskan ke tingkat SMA, maka pihaknya akan mendirikan Pendidikan Kelompok Masyarakat (PKM) di Desa Mekargalih,” ucap Tatin pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here