Situs Gunung Padang

Laporan : Has

Cianjur, metropuncaknews.com – Situs Gunung Padang yang terletak di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan Desa Karyamukti Kecamatan Campaka, layak untuk dipugar.

Hal tersebut diungkapkan Panitia Focus Group Discussion (FGD) Mimi Lumbiyantari, S.S, M.Hum pada acara diskusi Pamugaran Gunung Padang di Hotel Grand Bydiel Cianjur, Kamis (11/4).

Acara tersebut digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan – Balai Pelestari Cagar Budaya Banten. Wilayah Kerja Provinsi Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Lampung.

Pada kegiatan itu, pihak panitia penyelengara menghadirkan empat oarang narasumber. Masing-masing, DR. Lutfi Yondri, M.Hum, Ir. Danny Zulkifli Herman, M.Sc, Ir, Yunus dan Winarto.

Nampak hadir pada acara tersebut, Camat Campaka Rizal, Kapolsek Campaka AKP. Tio, Danramil Campaka yang diwakili Pelda Yogi, Perwakilan dari Kementerian Pariwisata Cianjur Nunung, Perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur, Wawan Kurnia, Kelompok Penggerak Pariwisata Gunung Padang, Forum Warga Gunung Padang, Juru Pelihara Gunung Padang dan beberapa elemen masyarakat lainnya, serta sejumlah awak media.

Ketua Pantia Penyelenggara Diskussi, Mimi Lumbiyantari menegaskan, kegiatan ini digelar untuk menampung semua masukan dan aspirasi. Terutama dari pemerintahan dan warga setempat. “ Agar pada saat dilakukan pamugaran dapat saling bersinergi antara pihak pelaksana pamugaran, pemerintah setempat dan juga masyarakat Gunung Padang,” tutur Mimi.

Pada kesempatan tersebut, Camat Campaka menanyakan, kapan waktunya akan dilakukan pamugaran. Pasalnya, lanjut Camat, pihaknya sudah sering mengikuti acara diskusi rencana pamuran Situs Gunung Padang. Tapi semuanya baru sebatas wacana.

“ Jadi tepatnya kapan akan dilakukan pamugaran Situs Gunung Pandang, kami sangat siap untuk membantu dan mendukungnya,” ujar Camat Campaka dengan penuh semangat.

Menanggapi pertanyaan Camat Campaka tersebut, Mimi mengatakan, semuanya sedang diproses. Untuk itu, maka diadakan acara diskusi ini. Diharapkan, dari acara diskusi ini dapat masukan yang konstrktif untuk dibawa ke tingkat pusat.

“ Semua itu ada tahapannya, tidak bisa ada rencana langsung dikerjakan, perlu kajian yang seksama dan mendalam,” kilahnya.

Sementara salah seorang narasumber, Winarto mengatakan, Situs Gunung Padang merupakan komplek punden berundan terbesar di Asia Tenggara. Diperkirakan, umurnya sudah 2.200 Tahun.

“ Jadi sudah selayaknya Gunung Padang dipugar, sebab kalau dibiarkan, bukan saja bisa rusak karena alam, tapi juga oleh tangan jahil manusia,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here