Si Kancil Akhirnya Dievakuasi Petugas BBKSDA Jawa Barat

0
95

Laporan : Sam Apip

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Si Kancil (Peucang) red, yang sudah lama dipelihara di depan Kantor Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, binatang langka dan dilindungi ini akhirnya diserahkan kepada petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Jawa Barat dan langsung dievakuasi.

Sebelum si kancil dievakuasi, kedua belah pihak mendatangani berita acara penyerahan dan nantinya si kancil itu akan dilepas di alam liar yaitu di hutan Telaga Warna kawasan Puncak Cipanas Cianjur.

Kepala Desa Cibarengkok Asep Jalaludin Soleh menerangkan, mulanya Si Kancil didapat dari warga yang telah melakukan buruan di hutan yang lokasinya di belakang Kantor Desa Cibarengkok. Saat itu kaki kanan bagian belakang Kancil ada luka bekas tali jeratan.

Kemudian diurus , dipelihara Bah Ibin yang disimpan di depan Kantor Desa, hingga kini kurang lebih 1 tahun dan sekarang Kancil tersebut diberikan pada pihak pemerintah melalui petugas dari BBKSDA Provinsi Jawa Barat.

Setelah kancil dievakuasi petugas BBKSDA, konon katanya setelah pulih dari stres nantinya akan dilepas di alam liar hutan Telaga Warna Puncak Cipanas Cianjur, pada dasarnya pihak Kepala Desa Cibarengkok dengan dievakuasinya Kancil itu merasa sadar dan rela karena binatang itu tergolong langka dan dilindungi, ucapnya.

Ia menambahkan, turunnya binatang langka seperti Kancil, itu diduga akibat rusaknya hutan yang ada dikawasan Cibarengkok dan sekitarnya yang ada di Kecamatan Bojongpicung. Jika sudah gundul mungkin tidak hanya Kancil saja yang turun gunung.

Ternyata pada beberapa pekan lalu ketika kemarau tiba hama babi hutan pun turun ke pemukiman warga, utamanya mencari makanan di saluran Irigasi yang airnya sedang surut dan hutan gundul tersebut mampu membuat terjadinya tebing menjadi longsor dan material longsoran mampu membuat dangkalnya saluran Irigasi.

Dengan adanya itu, pihaknya pada Kementrian Kehutanan, Dinas Instansi terkait memohon kerja samanya untuk sama sama ikut andil melestarikan hutan supaya tidak gundul yang dampaknya negatif untuk warga sekitar.

“Kami mohon pada Kementerian Kehutanan, dinas Instansi terkait supaya mampu menegur oknum aparat dan masyarakat yang berani membuat hutan menjadi gundul,” ucapnya

Sementara itu, salah seorang petugas dari Resort KSDA Cianjur Andri menambahkan, pihaknya datang ke Desa Cibarengkok Bojongpicung tiada lain ditugaskan untuk mengevaluasi kancil yang berada di Desa Cibarengkok yang nantinya kancil tersebut akan dilepas di margasatwa Telaga Warna Puncak.

Dilepasnya kancil itu bukan langsung saat ini, melainkan nanti setelah kancil itu pulih dari stres ,karena setelah dievakuasi dari Cibarengkok ke Cianjur itu akan mengalami stres. Dengan adanya itu pihaknya berucap terima kasih pada Kepala Desa Cibarengkok beserta aparatnya yang telah membantu kami menyelamatkan hewan langka yaitu kancil.

” Kami harap kedepannya pada warga mana saja yang menemukan dan menangkap satwa yang dilindungi mohon segera melaporkannya pada kami,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here