Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Pada musim kemarau seperti sekarang ini, ratusan Kepala Keluarga  (KK) warga Kampung Selakopi RT 12  Desa Haurwangi dan warga Curwangi Desa Sukatani Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, kesulitan air bersih. Untuk mendapatkan air bersih, mereka harus berjalan kaki sejauh 2 km. Tiap hari warga harus antri ngambil air  hingga jam-jam dari mata air yang ada di pinggir kali Cinangsi.

Antrian warga yang datang ke sumber air bersih, itu tidak hanya untuk ngambil air saja. Tapi sekalian mandi, cuci pakian, cuci perabotan dapur dan memandikan anak-anaknya. Hal itu dilakukan karena sumur gali milik warga kering akibat musim kemarau.

Ketua RW 12 Warga Selakopi Desa Haurwangi Didi (45) mengatakan, memang benar setiap musim kemarau warga Selakopi kesulitan air. Karena itu, warga tiap pagi dan sore harus antri untuk mengambil air bersih dari mata air yang ada di pinggir kali Cinangsi.

Warga mengambil air bersih dengan mengunakan kompan plastik, jerigen, ember dan alat seadanya. Saking lamanya, tiap jerigen yang isinya 25 liter itu harus nunggu penuh selama 1 jam.

Hal itu dilakukan bukan oleh warga Kp Selakopi saja. Tapi ratusan KK warga Kp Curwangi Desa Sukatani pun, ikut antti tiap pagi dan sore untuk mendapat air bersih.

Karena itu, warga berharap Pemkab Cianjur dapat membuatkan sumur bor yang airnya mampu untuk digunakan ratusan warga Kampung Selakopi dan sekitarnya.  

Sementara itu, salah seorang warga Kp Curwangi Desa Sukatani, Yunus (26) menambahkan, hampir seluruh warga Kp Curwangi ikut mengambil air untuk keperluan sehari-harinya. Karena itu warga ikut antri pagi dan sore untuk ngambil air di mata air yang ada dipinggir kali Cinangsi dengan menggunakan motor.

Selain itu, ada pula warga setempat mengambil air dengan berjalan kaki. Airnya dipikul, digendong dan apa pula yang di tengteng pakai ember. Jarak dari rumah menuju tempat air bersih kurang lebih sejauh  2 Km dan yang paling dekat sejauh 500 meter.

“ Kejadian mengambil air bersih itudilakukan tiap musim kemarau seperti pada musim kemarau sekarang yang baruberjalan  kurang lebih baru 2 bulan,” ucap Yunus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here