Laporan: Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com
Seorang maling yang mengendarai motor, bobol Toko Kitab, dan Alat Tulis Kantor (ATK) yang berlokasi di belakang pasar Metro Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada (14/10 /2021) sekitar pukul 17.00, WIB.

Aksi seorang maling diketahui pemilik toko pada Jum’at (15/10/2021) pagi hari, setelah melihat CCTV yang dipasang di depan toko. Sontak kaget langsung melapor pada para pedagang lainnya dan setelah diperiksa seisi tokonya tak terlihat ada barang yang hilang, kecuali jas hujan yang disimpan di luar toko.

Pemilik toko Kitab Dena Ciranjang yang dibobol maling ketika dikonfirmasi Minggu (17/10/2021) Kosim (65) menerangkan, memang benar adanya bahwa toko miliknya dibobol maling pada Kamis (14/10 /2021) sekitar sore hari, itu pun diketahui keesokan harinya ketika toko mau dibuka.

Kaget melihat rollingdoor toko sudah terbuka, kunci gemboknya tidak ada dan kas tempat menyimpan kitab dan ATK terbuka ngangah, dari situlah pihaknya merasa kaget dan langsung membuka CCTV yang dipasang di depan toko miliknya, setelah CCTV diputar ulang ternyata benar adanya bahwa toko miliknya dibobol seorang maling dengan mengendarai motor.

Seluruh dagangan yang ada di dalam toko dan yang ada di dalam kas dicek, saking banyaknya Kitab, buku dan ATK lainnya tidak terlihat ada barang yang hilang kecuali satu buah jas hujan yang disimpan di luar raib dibawa maling. Karena tidak adanya kerugian yang pasti maka pihaknya tidak melaporkannya pada Kemanatan pasar maupun pada pihak Polsek Ciranjang.

“Kejadian toko dibobol maling saya tidak melaporkannya pada pihak keamanan pasar maupun pada polisi, karena tidak diketahui adanya kerugian yang mencolok,” Ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang lainnya, Ujang Nawawi (45) menambahkan, adanya toko Kitab dibobol maling, itu mungkin maling tertipu dikira toko Kitab tersebut masih toko grosir serba ada, karena toko tersebut sebelumnya jualan barang glosir serba ada.

“Mungkin seorang maling tersebut, tertipu ulahnya sendiri, karena toko Kitab yang dibobol kemarin, sebelumnya toko grosir serba ada,” Ucapnya.

Ia menambahkan, sebenarnya baru-baru ini di Pasar Ciranjang menjadi rawan maling, hampir dua pekan tiga kali terjadi kemalingan, baik kios dan toko yang ada di belakang maupun yang ada di depan pasar. Hal itu terjadi diduga akibat kurang gesitnya keamanan pasar dan posisi pasar Ciranjang semeraut, ada tidak lokasi pedagang.

“Sulit untuk dikontrol keamanan, karena pasarnya terbuka lebar tidak ada pagar juga ada tiga blok, Blok depan bersatu dengan pasar Metro, Blok hanggar biru ada di tengah dan Blok hanggar belakang yang berdekatan dengan kios darurat”.

Maka dengan itu, pihaknya mengharapkan pada Keamanan pasar mohon kewaspadaannya ditingkatkan lagi termasuk personil keamanannya ditambah jangan cukup tiga orang tiap piketnya,” Pungkas Ujang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here