Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Seorang Kakek yang berinisial HAS (73) warga  Kampung Balandongan/Babakan Garut RT 02/05, Desa  Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, ditemukan tewas mengambang di dalam sumur yang berada di dalam rumah miliknya, Kamis (19/8/2021) sekitar pukul 9.00 WIB.

Informasi yang dapat dihimpun, mulanya Selasa (17/8/2021) HAS dikabarkan hilang. Saat dicari ke mana-mana termasuk dicari ke sumur  tak ditemukan. Namun saat anaknya Cucu (49) mau mengambil air di sumur, ternyata ada kakek HAS yang sudah tak bernyawa dan sudah membembengkak serta mengeluarkan bau tak sedap.

Cucu pun sontak menjerit sambil minta tolong pada sanak saudara dan tetangganya. Cucu berteriak, Kakek HAS ada di dalam sumur. Karuan saja, warga pun langsung berdatangan ke tempat kejadian. Serta melaporkannya pada pihak Kepolisian. Tak lama kemudian, pihak Kepolisian Ciranjang Beserta pihak desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa datang ke lokasi kejadian.

Setelah jasad almarhum HAS dievakuasi dari dalam sumur dengan kedalaman 9 meter, pihak keluarga menolak untuk diautopsi. Pihak keluarga menduga, kejadian tersebut, akibat kecelakaan saat Kakek HAS menimba air. Selain itu, pihak keluarga menerima kejadian itu itumerupakan takdir Illahi.

“ Setelah dibuatkan musyawarah dan membuat surat pernyataan penolakan auttopsi, maka jasad HAS dimakamkan di tempat pemakaman milik keluarga yang tak jauh dari rumah duka,” ujar Mahpud (59)  Ketua RW 05, warga Kampung Babakan Garut.

Sementara itu, Sekdes Kertajaya Arip (43) mengatakan, memang benar,  Kakek HAS ditemukan sudah meninggal dunia di dalam surur miliknya. Atas kejadian tersebut, pihaknya menyatakan ikut prihatin dan berduka cita. “ Semoga almarhum HAS meninggal dunianya khusnul khotimah dan keluarganya diberi ke ikhlasan, sabar dan tawakal,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here