Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Setelah dilaksanakan Rapid Test dan Swab pada seluruh perangkat Desa Sindangjaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, diketahui adanya satu orang perangkat Desa Sindangjaya yang reaktif. Maka terhitung Jumat (13/11/ 2020),  seluruh perangkat Desa Sindangjaya diharuskan melaksanakan Work From Home (WFH) selama 14 hari.

Rapid Test dan Swab itu dilakukan bagi  seluruh perangkat Desa Sindangjaya ketika ada tamu dari Kementerian Pertanian dan Kemenkertran beserta rombongan.

Saat itu seluruh tamu undangan dan perangkat Desa Sindangjaya sebelum masuk tempat acara, dilakukan rapid test terlebih dahulu. Ternyata hasilnya satu orang perangkat desa yang berinisial (O) dinyatakan reaktif rapid test. Karenanya, saat itu pula seluruh perangkat Desa Sindangjaya beserta Kepala desanya sebanyak 11 orang dilakukan Sweab. “ Hasilnya hingga kini masih belum diketahui, karena masih dalam proses labotarium kesehatan,” kata Iwan Yusup (50) salah seorang pemerhati pembangunan di Kecamatan Ciranjang.

Sementara itu Camat Ciranjang juga Ketua Tim Satgas Gugus Tugas Covid19 Kecamatan Ciranjang, Teguh Wibowo mengatakan, memang benar berdasarkan hasil rapid test dan Swab,diketahui dari 10 orang perangkat desa plus satu orang Kepala Desa Sindangjaya, satu orang dinyatakan reaktif Rapidtest dan Positif terpapar Corona.

Maka dengan adanya itu, berdasarkan hasil koordinasi dengan Satgas Gugus Tugas Covid19 Kabupaten, DPMD, dan ITDA Kabupaten Cianjur, akan dilaksanakan Swab masal pada orang yang pernah kontak erat dengan pasien yang terpapar Covid-19. Kegiatannya akan  dilaksanakan pihak Puskesmas Ciranjang.

Selain itu, seluruh perangkat desa beserta Kepala Desa Sindangjaya, mulai Jum’at 13 November 2020, disarankan supaya melaksanakan Work From Home (WFH) selama 14 hari kalender kedepan. Sekali pun demikian, tetap memperhatikan pelayanan masyarakat.

“ Sebahagian harus tetap bekerja di Kantor desa dengan jadwal piket tiap hari bergantian sekaligus sebagai jaga dan penghubung pelayanan terhadap masyarakat, selama WFH agar tetap aktifkan komunikasi melalui telp/medsos,” jelas Teguh Wibowo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here