Laporan : Dhani/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur, menggelar Konferensi Pers, Sabtu (06/06).  Hal itu dilakukan terkait dengan kasus tindak pidana narkotika yang terjadi selama kurang lebih tiga pekan terakhir dalam rangka operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Dalam Konfrensi Pers tersebut, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto didampingi Wakapolres dan PJU Polres Cianjur, menegaskan ,ada 10 bandar Narkoba yang berhasil dibekuk jajaran petugas Sat Res Narkoba.  9 diantaranya menjual narkotika jenis sabu-sabu dan 1 orang menjual ganja.

” Para tersangka itu adalah berinisial RA, MS, RK, RP, AS, JA, SY, AR, YS dan TT. Dari tersangka ini, petugas mengamankan barang bukti berupa Sabu seberat 102,75 gram dan Ganja 30,48 gram beserta alat timbangan,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, dari keterangan tersangka ini, mereka bisa mendapat keuntungan 1,5 juta per 1 gram Sabu yang mereka jual ke klainnya.

“ Para tersangka ini ada juga yang dulunya bekerja di bidang properti dan pemborong, tapi karena mungkin ada masalah dan akhirnya mencari jalan pintas, dengan mengambil Barang Bukti (BB) paling besar untuk jualan narkoba atas nama RP Sabunya sekitar 45, 27 gram,” tambahnya.

Para tersangka bandar Narkotika tersebut, dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo 112 ayat 1 UUD 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan hukuman seumur hidup. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here